Sejak Tahun 1997  Infrastruktur Jalan Terabaikan

0
41 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MEDIA BERITA MONALISA | TAPTENG | – Dengan jujur diakui masyarakat Kecamatan Sirandorung, setelah kepemimpinan Bakhtiar- Darwin.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng melaksanakan pembangunan peningkatan pembangunan akses jalan sepanjang 6,2 Kilo Meter (KM) Tahun Anggaran (TA) 2019 dengan biaya sebesar Rp.11.923.010.000,- bersumber dari DAK dan mulai dikerjakan.

Pengerjaan jalan sepanjang 6,2 Km yang menghubungkan dari simpang tiga Sp-1 Desa Mas Nauli menuju Desa Muara Ore, hingga Sp-2 dan Sp-3 Kelurahan Bajamas Kecamatan Sirandorung Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara.

Secara terpisah mantan Kepala Desa Bajamas, Rasman Marbun, mantan Lurah Bajamas Wiyono, Rasman Marbun Lurah Bajamas sekarang ini, tokoh masyarakat Sirandorung Jisman Sianturi dan warga sekitar pengguna jalan ketika ditemui awak Media Berita Monalisa, beberapa waktu lalu menuturkan. Akses jalan di wilayah Kecamatan Sirandorung sejak tahun 1997 belum pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah.Hingga ruas jalan antar desa itu hancur.

“Baru setelah tahun 2019 ini,  setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng dipimpin Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wakilnya Darwin Sitompul peningkatan pembangunan infratruktur jalan dari Hotmiks di Kecamatan Sirandorung ini, sudah sedang dikerjakan pemerintah,” sebut Rasman Marbun.

Rasman Marbun menambahkan, kami bukan terlalu menggadang gadangkan,  tetapi wajar kita berterimakasih kepada pemerintah sekarang ini. Karena pembangunan itu nampak jelas dan kita rasakan

Pengerjaan akses jalan sepanjang 6,2 km dengan biaya sebesar Rp.11.923.010.000, bersumber DAK TA 2019 sudah dimulai. Karena peningkatan pembangunan infrastuktur jalan ini adalah salah satu yang terkandung dalam program kerja Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Peningkatan pembangunan ruas jalan sepanjang 6 kilo meter yang dilakukan oleh pemkab Tapteng ini mulai dari Desa Masnauli tepatnya dari simpang Sp-1 Desa Sigodung menuju Desa Muara Ore, terus menuju Sp-2 dan Sp-3 Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung,” sebut Rasman dibenarkan Wiyono.

Berita Terkait: 👉  Bupati Taput Buka Pelaksanaan TMMD ke 103 Sitapongan.

Akibat hancurnya ruas jalan di Sirandirung selama ini,  sehingga mobil penumpang umum enggan masuk dari simpang Jalinsum Barus – Mandumas karena takut mobilnya rusak dan tidak seimbang pendapatan dengan pengeluaran perbaikan mobil.  Sehingga warga mengeluh akibat kesulitan memasarkan hasil panen pertaniannya, dan kelancaran aktifitas maupun anak anak sekolah tidak jarang terlambat masuk di sekolah.

Hal tersebut dibenarkan tokoh masyarakat Sirandorung,  Jisman Sianturi. Kendatipun sudah banyak putra putri Tapteng yang sudah sukses diperantaun,  pejabat,  pengusaha, ormas dan politik. Tetapi belum ada terpikir mereka untuk membangun Tapteng ini.

“Setelah  Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Darwin Sitompul menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng begitu semangat dan enerjik melobby anggaran untuk membangun Tapteng ini umumnya,  Sirandorung khususnya, jalan yang dulunya rusak parah, saat ini sedang dikerjakan” tukas Jisman Sianturi.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here