KUMANDANG ADZAN MAGHRIB SAMBUT BEBASNYA KAKEK SAMIRIN

0
82 views
Samirin, Terdakwa Pencuri Getah 1,9 Kg

Oleh Jefry Pakpahan

MONALISA | PEMATANGSIANTAR | – Suasana hening halaman parkir LAPAS kelas IIA Pematangsiantar Rabu, (15/1/2020) sekira pukul 18.20 tiba-tiba berubah ramai. Hal itu terjadi saat Kakek samirin yang didampingi penasehat hukumnya keluar dari pintu lapas kelas IIA itu.

Ikut dalam rombongan yang menjemput kakek malang itu anggota DPR RI Komisi III Hinca panjaitan dan juga wakil ketua DPRD Kabupaten Simalungun Elias Barus.

Kakek samirin keluar dari lapas tanpa menggunakan alas kaki dan langsung melakukan sujud syukur. Saat ditanyai oleh media ini, kakek tua itu pun mengatakan “ini bentuk syukur dan terimakasih saya kepada Allah SWT yang telah mengirimkan kawan-kawan yang dengan ikhlas membantu kasus saya ini,” ujarnya.

Lepas adzan maghrib, rombongan yang menjemput kakek samirin berangkat menuju kediaman kakek samirin di tapian dolok kabupaten Simalungun.

Sidang Lanjutan kakek Samirin  mendapat perhatian dari anggota komisi III  DPR RI

 Hinca Panjaitan, Anggota DPR RI

 Sidang  lanjutan kasus  seorang kakek tua bernama SAMIRIN (69) warga Huta Dolok Maraja Nagori Dolok Maraja Kecamatan Tapian Dolok Rabu, (15/1/2020) sekira pukul 14.00 Wib menjadi perhatian serius anggota dpr ri komisi III Hinca Panjaitan.

“Kehadiran saya disini bukan untuk mengintervensi lembaga peradilan ini, akan tetapi sebagai mitra kerja saya di DPR. saya ingin memastikan bahwa rasa keadilan yang berprikemanusiaan hadir disini, ” ujarnya.

Kehaadiran sekjen partai demokrat di pengadilan simalungun itu juga untuk  memimpin langsung aksi mengumpulkan koin buat kakek samirin. tampak wakil ketua dprd kabupaten simalungun Elias Barus, penasehat hukum kakek samirin sepri ijon saragih mendampingi anggota komisi III dpr ri itu.

Aksi simbolis mengumpulkan koin itu merupakan bentuk solidaritas masyarakat dan jurnalis. Menurut Hinca aksi kumpul koin itu dilakukan untuk diberikan kepada pihak Bridgstone sebagai pengganti kerugian yang dialami oleh perusahaan itu.

Koin ini nantinya saya minta melalui penasehat hukum samirin agar diberikan kepada perkebunan bridgstone, agar tidak ada lagi samirin –samirin lainnya dinegri ini,” ujar sekjen partai demokrat ini.

“ Saya sengaja datang dari jakarta ke Simalungun ini khusus untuk mengawal kasus pak samirin ini, dan besok  Kamis,(16/1/2020) saya ada rapat dengar pendapat dengan kejaksaan agung dan Polri.yang pasti kasus pak samirin ini akan saya pertanyakan ini,” tandasnya.

Samirin (69)  seorang kakek pensiunan PT. Bridgestone sebagai penderes getah karet ini ditangkap satpam perkebunan PT. Bridgestone karena kedapatan mengambil (meleles) getah karet seberat 1,9 kilogram Pada Rabu, ( 11/7/2019) silam. Yang jika dikonversikan dalam bentuk rupiah maka harga karet yang diambil oleh kakek samirin sebesar Rp. 17.480.

Samirin diserahkan pihak satpam perkebunan bridgstone  ke Polsek Serbelawan dan  dikenakan Undang-undang Nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan pasal 107 huruf d. Ancaman Hukuman 4 tahun Penjara.

Majelis Hakim yang diketuai Rozianti, SH memutus 2 bulan 4 hari kurungan penjara dipotong masa tahanan. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang dalam tuntutannya menuntut  10 bulan penjara.

Mendengar putusan majelis hakim itu, samirin terlihat berkaca-kaca. Begitu juga dengan Suyanti (59) istri kakek samirin tak mampu menahan tangisnya .suasana ruang sidang pun penuh haru saat samirin dikawal petugas menuju sel pengadilan negri Simalungun.

Saat diwawancarai media ini usai sidang, penasehat hukum kakek Samirin  Sepri ijon Saragih mengatakan  ” klien saya bebas sejak putusan dibacakan,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here