Massa Kecewa,Harus Menunggu Seminggu Jawaban Dari PT SGSR

0
407 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Setelah ber-orasi dilingkungan perkatoran PT Sinar Gunung Sawit Raya (SGSR), Rabu (23/8) perwakilan dari 200-an aksi unjuk rasa dari 4 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yaitu massa dari Kecamatan Barus, Amdan Dewi, Sirandorung dan Kecamatan Manduamas Tapteng. Ahirnya perwakilan pengunjuk rasa diterima pimpinan perusahaan di Aula Kantor PT SGSR di Pangkalan Manduamas.

Ahirnya massa pulang dengan membawa hasil tuntutannya menunggu seminggu lagi jawaban dari pihak PT Sinar Gunung Sawit Raya (SGSR). Setelah mendapat jawaban dari Manejer PT SGSR, Bukkare Sihotang, didampingi Wakil Menejer, Manuel Saragi dan pimpinan perusahaan lainnya, tuntutan 5 poin yang disampaikan perwakilan pengunjuk rasa.

Dalam pertemuan Pimpinan Perusahaan PT SGSR bersama Kabag Ops Polres Tapteng, Kompol Benno Sidabutar bersama jajarannya, dari Polsek Manduamas,  TNI dari Koramil 01 Barus, mewakili Camat Manduamas,  dengan perwakilan pengunjuk rasa masing masing Kordinator koalisi LSM, Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Amak) Tapteng – Sibolga Imran Steven Pasaribu, penanggung jawab aksi, Gohi Simajuntak, ketua kelompok tani (koptan) Dosni Roha, Dohar Hasugian, sekretaris Koptan Dosni Roha, Johannes Simarmata.

Imran Steven saat dikonfirmasi Monalisa mengatakan, tuntutan masyarakat dari 4 kecamatan sudah disampaikan kepada pimpinan PT SGSR. Dan pimpinan perusahaan melalui Menejer telah mendengar dan menerima 5 poin tuntutan pengunjuk rasa.

“Namun kami kecewa, karena kami harus menunggu seminggu lagi jawaban tuntutan kami dari oihak perusahaan”. Pungkas Imran Steven Pasaribu, yang juga Ketua Umum DPP LSM Foal Independent, didampingi Sekjendnya Jhon Tua Situmeang, dan Ketua Kerjasama Masyarakat dan Pemerintah, Ir Syarifuddin Simatupang, yang turut mendampingi masyarakat pengunjuk rasa.

Perjuangan kami belum selesai sampai disini, kata Imran lagi, karena pihak pengunjuk rasa masih menunggu jawaban dari Direksi PT SGSR di Medan. “Perjuangan kami belum selesai sampai disini. Minggu depan akan datang lagi kami dengan massa lebih banyak lagi hingga tuntutan masyarakat tuntas sesuai dengan tuntutan kami”. tandanya.

Berita Terkait: 👉  FKUB Batubara Gelar Rakor Bersama Pemerintah dan Toko Masyarakat 

Sesuai pantauan Monalisa di ruang pertemuan di Aula Kantor PT SGSR, Meski terjadi alot jalannya pertemuan antara perwakilan pengunjuk rasa dengan pimpinan perusahaan. Bokkare Sihotang mengatakan, semua tuntutan masyarakat sudah diterima, selanjutnya akan disampaikan kepada pihak Direksi prusahaan di Medan.

“Keputusan tidak ditangan kami, namun semua tuntutan masyarakat pengunjuk rasa akan kami bawa dan kami rundingkan kepada Direksi PT SGSR di Medan. Kami berharap kesabaran bapak ibu seminggu ini menunggu jawaban dari Direksi. Jawabannya akan kami sampaikan kepada bapak ibu”. tukas Manejer dan wakil Menejer.

Ahirnya pengunjuk rasa membubarkan diri dengan damai dengan pengawalan ketat petugas polisi dari Polres Tapteng, Polsek Manduamas, TNI dari Koramil 01 Barus. Setelah mendapat jawaban dari perwakilannya.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here