Miliaran Rupiah Pembangunan Lampu Jalan,Ternyata Tidak Berfungsi

0
193 views

Oleh Ekolin

MONALISANEWS |SIANTAR | – Akhir akhir ini masyarakat kota pematang siantar sangat dikecewakan serta mempertanyakan kinerja pemko pematang siantar terutama Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman.

Pasalnya hampir disetiap sudut kota Pematangsiantar,lampu jalanan banyak tidak berfungsi dalam keadaan mati,sementara miliaran rupiah telah dialokasikan untuk pemasangan lampu pada tahun 2017 yang lalu.

Hasil pantoan Monalisanews dibeberapa lokasi,lampu yang masih terkesan baru rata rata sudah tidak berfungsi lagi sebagai penerangan jalan.

Sementara setiap pelanggan PLN dalam melakukan pembayaran rekening listrik setiap bulannya dikenakan Pajak Penerangan Jalan ( PPJ ) yang tertuang pada UU No.28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah,setiap transaksi pembelian atau pembayaran listrik dikenakan PPJ,besaran ditentukan oleh pemerintah daerah masing masing.

Irwanta Sembiring (46) penarik ojek online di Jalan Silimakuta kepada Monalisanews mengatakan,Saat ini kejahatan pada malam hari kerap terjadi,apa lagi dibeberapa sudut kota pematangsiantar banyak lampu jalan  yang padam sehingga mengundang pelaku kejahatan,seperti begal.

“Dengan padamnya lampu jalan disetiap sudut kota,sama juga memberi peluang kepada tindak kejahatan,apa lagi dengan maraknya penyalagunaan obat obatan terlarang seperti Sabu,jalan jalan sepi seperti ini yang menjadi lokasi empuk bagi pelaku kejahatan,”terangnya.

Irwanta yang nyaris pernah menjadi korban menambahkan,”Para penjahat lebih suka melakukan aksinya ditempat yang gelap bang,padahal banyak tiang lampu yang baru dibangun dengan dana miliaran rupiah,tapi belum setahun anggaran proyek lampu jalan yang sudah terpasang hanya sebagai pajangan disepanjang jalan kota pematangsiantar.Ironisnya lagi,lampu jalan yang terpasang,kadang hidup dan kadang mati,”tapi lebih banyak matinya bang,” ujar irwanta.

Lanjutnya,Pemko Pematangsiantar seperti tidak peduli,dengan kondisi lampu jalan yang selalu padam,”setiap warga yang menjadi pelanggan PLN  berhak mendapatkan penerangan,karena kami sudah membayar setiap pembayaran rekening setiap bulannya,” tegasnya.

Berita Terkait: 👉  TP4D “Centeng” atau “Tameng” (Bag III)

Hal senada disampaikan Poltak Simanjuntak warga Tojai  yang setiap harinya melalui Jalan Setia Negara setiap malamnya gelap gulita,lampu jalan yang dibangun Pemko Pematangsiantar tidak bermanfaat untuk penerangan penguna jalan yang setiap harinya melewati jalan tersebut.”Malam hari sangat rawan,apa lagi bagi ibu ibu yang mengederai sepeda motor pada malam hari, ini akan sangat berresiko tinggi,” ujarnya.

Poltak berharap agar Pemko Pematangsiantar segera memperbaiki semua lampu jalan yang padam di sudut sudut kota agar tidak terjadi tindak kejahatan,”Terang benderang aja berani begal melakukan aksinya,apa lagi dalam kondisi gelap seperti sekarang ini.’Jangan nanti,sudah ada jatuh korban baru bereaksi.sudah ada contoh korban yang telah meninggal dunia akibat keganasan begal,”pungkasnya.

Dalam pada itu,Kepala Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman Kota Pematangsiantar Reinward Simanjuntak ketika dikonfirmasi melalui telpon selular terkait lampu jalan yang padam diberbagai sudut kota,tidak menyambung,baik melalui SMS (short message service) hingga berita ini dilansir tidak membalas.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here