REGEHAMAS : MASYARAKAT KECEWA TERHADAP DPRD SIANTAR, TIDAK PERNAH HADIR DISETIAP GELARAN MTQ DI TINGKAT KECAMATAN

0
57 views

Oleh Andialfiano

MONALISANEWS | PEMATANGSIANTAR | – Gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional Tingkat Kecamatan di Kota Pematangsiantar berjalan dengan lancar.

Namun sangat disayangkan, MTQ salah satu program Nasional, dalam syiar Islam melalui lomba baca Alqura mulai tingkat anak anak hingga tingkat dewasa, ternyata tidak mendapat dukungan DPRD Kota Pematangsiantar yang terkenal sebagai Kota Toleran.

Berita Terkait: šŸ‘‰  PEMKAB SIMALUNGUN BUKA BERSAMA WARGA DAN SANTUNI ANAK YATIM

Dari hasil pandangan Monalisa di beberapa kali perhelatan MTQ yang dilaksanakan. Hampir tidak ada satupun anggota dewan terhormat kota Pematangsiantar hadir pada gelaran MTQ yang dilaksanakan.

Menyikapi, ketidak pedulian dan kehadiran dewan terhormat Kota Pematangsiantar terhadap pelaksanaan MTQ, dan telah menjadi program nasinal tersebut, Jum’at, (14/2/2020) Koordinator REGEHAMAS Jefry pakpahan kepada Monalisa mengatakan, “Ketidak hadiran para anggota DPRD dalam setiap perhelatan MTQ dimasing masing kecamatan sebagai tuan rumah, Anggota Dewan terhormat itu, masih sibuk dengan urusan politik,” ucapnya.

Berita Terkait: šŸ‘‰  PETANI MADINA DUKUNG RASYID ASSAF SONGORAN JADI ANGGOTA DPRD SUMUT

“Kita sudah sama-sama melihat dari Pembukaan sampaiĀ  penutupan MTQ Nasional di kecamatan Siantar Utara tak satu pun anggota DPRD kita hadir disana,” tambahnya.

“Kalau pun ada wakil rakyat yang hadir disana paling satu orang, itu yang kita lihat dipembukaan MTQ Nasional Kecamatan Siantar Barat yang dilaksanakan di Masjid Raya KelurahanTimbang Galung, kita masyarakat bertanya-tanya ada apa dengan wakil rakyat kita ini, kok mereka antipati dengan MTQ. Sementara nasional mengakui bahwa Kota Pematangsiantar salah kota dengan julukan kota yang paling toleran,” tandasnya.

Jefry juga berharap agar kiranya wakil rakyat datang ke acara MTQ tingkat kecamatan. ” jangan sibuk urusan politik saja, toh yang hadir diacara itu juga kan rakyat yang memilih mereka, jangan karena persoalan angket ada “stigma” di masyarakat bahwa anggota DPRD kota Pematangsiantar tak perlu hadir di Kegiatan MTQ, karena ada Walikota yang membuka dengan resmi kegiatan itu,” tutupnya.

Terpisah, anggota DPRD kota PematangsiantarĀ  Fraksi Gerindra Dapil Satu Siantar Utara dan Siantar Barat ” Irwan, terkait ketidak hadirannya mengatakan,” Cemana saya mau datang, persoalannya kami tidak diundang,” kata politisi dari Partai Gerindra tersebut.(*)