Terkait OTT Dinkes Simalungun

0
185 views

Monalisanews |PEMATANG RAYA |- Nasib buruk menimpa Pemerintahan Kabupaten Simalungun. Pasalnya, telah terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak kepolisian di kantor Dinas Kesehatan Simalungun. Atas kejadian tersebut, Bupati Simalungun JR Saragih meminta maaf.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kejadian OTT yang menimpa Pemerintahan Kabupaten Simalungun,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih, Jumat (7/7/2017).

JR Saragih menilai kejadian tersebut merupakan diluar kontrol dirinya sebagai pimpinan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. “Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat serta Kepolisian yang melakukan tugasnya dengan baik dan ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” paparnya lagi.

JR Saragih mengaku kejadian ini tentunya mencoreng nama baik Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara terlebih kejadian ini terjadi saat hari pertama bekerja.

“Biarlah kepolisian maupun penyidik bekerja dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan ini, sekali lagi saya atas nama Pemerintahan Kabupaten Simalungun meminta maaf apalagi ini merupakan diluar batas kemampuan saya,” urainya lagi.

Atas kejadian tersebut, membuat JR Saragih semakin tegas terhadap seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Simalungun. Bahkan, dirinya pun tidak main-main untuk mengambil tindakan tegas bagi siapapun yang bekerja melanggar aturan.

“Saya tidak mau semua bekerja dengan sesuka hati karena semua ada aturannya. Dengan kejadian ini, tentunya ada tindakan tegas buat mereka yang melakukan kesalahan,” tutupnya.

*JR Saragih: OTT Dinkes Coreng Nama Baik Simalungun!

Kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) Dinas Kesehatan Simalungun oleh kepolisian membuat Bupati Simalungun JR Saragih angkat bicara. Baginya, kejadian tersebut mencoreng nama baik Kabupaten Simalungun.

“Kejadian ini telah merusak nama baik Kabupaten Simalungun terlebih kejadian ini terjadi saat pertama kali bekerja seusai liburan Lebaran. Tentunya, saya sebagai Kepala Daerah harus bertindak tegas dan akan bekerjasama dengan Inspektorat Pemerintahan Kabupaten Simalungun serta BKPPD Simalungun untuk melakukan pemeriksaan kepada seluruh PNS Dinas Kesehatan,” ujar Bupati Simalungun JR Saragih.

Berita Terkait: ­čĹë  Wabup Berikan Hadiah Kepada Camat, UPT, Pangulu dan Lurah Raih Persentase Tertinggi PBB 2017

JR Saragih menambahkan dengan kejadian tersebut membuat dirinya harus mengeluarkan surat penyelidikan karena dirinya menjadi bagian dari penanggung jawab sehingga harus diperiksa secara detail dan menyeluruh.

“Di Pemerintahan Kabupaten Simalungun ada Inspektorat, maka saya harus memeriksa seluruh PNS Dinas Kesehatan Simalungun dan jika terbukti maka sanksi tegasnya adalah diberhentikan,” tambahnya.

Selain itu, JR Saragih meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak atas kejadian tersebut serta menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penyidik untuk bekerja dengan baik.

“Biarlah kepolisian maupun penyidik bekerja dengan benar untuk menyelesaikan permasalahan ini, sekali lagi saya atas nama Pemerintahan Kabupaten Simalungun meminta maaf apalagi ini merupakan diluar batas kemampuan saya,” bebernya.

Dirinya berharap selepas kejadian tersebut tidak ada lagi seluruh PNS yang melakukan tindakan hal serupa, walaupun buatnya tidak ada manusia yang sempurna dalam menjalankan kehidupan.

“Saya juga meminta kepada Kepolisian untuk melakukan tindakan hukuman yang sama baik untuk penerima maupun pemberi sehingga tidak ada sifatnya kebal hukum,” tutupnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here