Tipikor Polres Madina Diminta Panggil Kades Aek Mual 

0
142 views
Oleh Sakban Azhari Lubis
MONALISANEWS | PANYABUNGAN | – Sejumlah warga Desa Aek Mual Kecamatan Siabu,Kabupaten Mandailing Natal, Jumat malam (18-10) dikawal LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), untuk meminta Tipikor Polres Mandailing Natal, memanggil Kepala Desa.
        Pasalnya,Dana Desa(DD) mulai tahun 2017, 2018 dan juga 2019 dalam pelaksanaannya dilapangan disinyalir bermasalah, ada dugaan anggaran di Mark Up, juga sistem pekerjaannya, baik ketika memasang  TPT Jalan maupun penimbunannya jauh dari RAB yang tercantum dalam APBDes nya. Alhasil kualitas proyek tersebut jauh dari apa yang telah di musyawarahkan.
                  “ Selalu warga yg enggan di tulis namanya , meminta tolong agar membantu untuk melaporkan Kepala Desa(Kades) ke Tipikor Polres Mandailing Natal, karena proyek fisik yang dikerjakan asal-asalan, seperti yang ada dalam foto,” ujar warga kepada media Jumat malam (19/10) Jalan Willem Iskander Dalan Lidang Panyabungan.
             Dia menyebut , proyek Dana Desa(DD) tahun 2017 selain campuran semen yang kurang sesuai, juga pondasi TPT Jalan yang dibangun tidak menggunakan pondasi sebagaimana RAB dan gambar proyek ,dan ketika penimbunan dimana dalam musyawarah dibuat dengan Sirtu, nyatanya ditimpun pakai potongan kayu dan bahan kayu lainnya.
        Begitu juga dengan proyek Dana Desa tahun 2018, juga pembangunan yang sama, yaitu TPT Jalan sepanjang  180 Meter, dengan anggaran Rp 265.720.000,- dan oleh TPK Desa Aek Mual serta Pendamping Desa di mungkinkan Kong Kalikong dan juga pihak Inspektorat dipastikan mendapat keuntungan tersendiri ketika meloloskan pemeriksaannya.
           “Jika benar diawasi oleh Inspektorat dan Pendamping Desa, ngak mungkin ada masyarakat yang protes, proyek tersebut sempat Viral di akun Facebook Mhd.Edendi Pulungan, tentu itulah pintu masuk bagi Polisi untuk memanggil Kepala Desa,” ujar nya.
         Sementara, Iskandar Hasibuan selaku , berharap kepada Kapolres Mandailing Natal, agar memanggil Kades Aek Mual, membawa RAB DD Tahun 2017-2018 dan 2019 untuk dilakukan peneyelidikan kebenaran laporan dan keluhan masyarakat.
           Kalau yang seperti di foto itulah kerjaannya, sebaiknya Polisi memanggil Kades dan seluruh pekerja yang ikut membangun fisik Dana Desa(DD) di Desa Aek Mual dan juga Auditor yang ditugaskan Kepala Inspektorat Madina juga harus dipanggil Polisi, kenapa proyek DD tersebut bisa Lolos dari pemeriksaan,” ujar Iskandar Hasibuan.(*)
Sakban Azhari lubis

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Sidang Lanjutan : STATUS YANG TERTUKAR.... TOK..!!!  HAKIM VONIS 2 BULAN PENJARA 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here