Wednesday, 23/5/2018 | : : UTC+7
Monalisanews
Monalisanews

Cinta Budaya JR Saragih Hadiri Merdang Merdem di Tiga Binanga

Cinta Budaya JR Saragih Hadiri Merdang Merdem di Tiga Binanga

Monalisanews | KARO |– Adat istiadat dan Budaya Karo tak terpisahkan dalam diri Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM selain adat budaya Simalungun. Pasalnya, separoh darah orang nomor satu simalungun ini mengalir darah karo didalam dirinya.

Dalam kehidupan masyarakat Sumatera Utara memang tidak pernah terlepas dari yang namanya budaya. Oleh karenanya membuat JR Saragih seraya tak akan melupakan budaya dan adat yang sudah melekat pada kehidupan masyarakat Sumatera Utara.

Bersama jajaran pemerintahan kabupaten simalungun JR Saragih pulang kampung menghadiri acara Merdang Merdem atau Kerja Tahun yang merupakan perayaan budaya suku Karo. Kerja Tahun ini dilaksanakan setiap tahunnya di Desa Kuala Tiga Binanga, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo Sumatera Utara.Tidak ketinggalan Bupati Karo Terkelin Brahmana juga turut hadir.

“Dengan adanya pesta budaya di Tanah Karo khususnya di Desa Kuala Tiga Binanga bisa menjadi berkat sekaligus menjalin tali silahturahmi yang kuat serta tali kasih yang utuh di dalam tradisi budaya Karo,” jelas Bupati Simalungun JR Saragih Jumat (30/6/2017).

Selain itu, JR Saragih menyatakan agar pesta budaya Kerja Tahun di Tiga Binanga bisa mempertajam kekuatan persaudaraan budaya di dalam kehidupan masyarakat  “Selamat kerja tahun, semoga menjadi berkat, semoga jaya selalu Tanah Karo, jaya selalu juga Tiga Binanga sehingga selalu ada semangat baru ditengah-tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya tersenyum.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Simalungun tersebut sehingga ini menjadi bentuk kepedulian Kabupaten Simalungun terhadap budaya di Kabupaten Karo.

“Pesta tahunan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Selain itu, momen ini sekaligus menjadi ajang syukuran dan silaturahmi masyarakat desa dengan sanak saudara baik yang tinggal di desa maupun di luar,” ucap Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Diakuinya lagi, dengan adanya Merdang Merdem atau Kerja Tahun ini menjadi doa masyarakat kepada sang pencipta agar tanaman petani kiranya diberkati sehingga bebas dari hama dan menghasilkan panen yang berlimpah. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga desa, biasanya juga dimanfaatkan oleh muda-mudi sebagai ajang mencari jodoh dalam merdang-merdem tersebut.

“Pesta tahunan ini dimeriahkan dengan gendang guro-guro aron yaitu acara tari tradisional Karo yang melibatkan pasangan muda-mudi serta didampingi para orangtua,” paparnya.

Seperti diketahui, Merdang Merdem atau Kerja Tahun merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Di mana, biasanya dilaksanakan setelah menanam padi atau jagung selesai. Perayaan tersebut merupakan bagian dari ucapan syukur kepada sang Pencipta karena kegiatan menanam petani telah selesai.(Red)

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.monalisanews.com