Buntut Demo Pengungsi Sinabung Empat Desa ,BNPB Akan Gelontorkan Dana

0
98 views

Oleh Asmila

MONALISANEWS | JAKARTA | – Akhir tindak lanjut  pertemuan di kantor Staf Keprisidenan Rabu (13/9) antara perwakilan pengungsi gunung sinabung bersama Bupati Karo Terkelin Berahmana dan beberapa SKPD sehingga mendatangi Kantor BNPB Pusat didampingi tenaga ahli Madya Kepala Staf keprisidenan Roy Abymanyu di Jalan Pramuka Kav 38 Jakarta Timur.

Kedatangan mereka langsung disambut  Ir.Taufik Kartiko,MSi sebagai Direktur Penanganan Pengungsi pada Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta  langsung menggelar pertemuan.

Dikatakan  Taufik Kartiko mengakui bahwa pihak BNPB belum menggelontorkan dana yang diajukan oleh pihak Pemkab Karo, mengenai sewa rumah dan lahan,dimana Taufik Kartiko menyinggung pengalaman Relokasi tahap 2 banyak temuan-temuan bagi pengungsi saat tim verifikasi BPKP mengadakan audit dan  banyak ditemukan dana DSP (Dana Siap Pakai) yang digelontorkan dan sudah tersalur langsung kepada masyarakat pengungsi melalui rekening masing masing pengungsi sesuai adminitrasi yang diajukan kepada BNPB.

Ternyata fakta dilapangan dana diterima namun banyak rumah maupun lahan tidak ada, sehingga dasar ini Pemkab Karo telah dinyatakan “DISCLAIMER” ini membuat pihak BNPB hati hati, jadi tolong lengkapi adminitrasinya semua, apakah nomenklaturnya diganti , itu tekhnisnya,.silahkan ajukan,”Kata Taufik Kartiko.

Ditambahkan  Direktur BNPB ini lagi,penanganan Pengungsi pada Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, kalau adminiterasi  sudah lengkap BNPB berjanji minggu depan  akan menggelontorkan uang Sewa rumah dan lahan ke kas daerah Pemkab Karo, karena uang sudah dipersiapakan dan tinggal Sekretaris Utama BNPB, Ir.Dody Ruswandi,MSCE  belum tanda tangan, karena beliau berada di luar negeri dan  secepatnya pihak BNPB kirim ke Rekening Pemkab Karo setalah ditandatangan Sestama,”Ujar Taufik Kartik.

Bupati Karo Terkelin Brahmana berterimakasih kepada Direktur pak Taufik Kartiko , walaupun agak alot dalam pertemuan kita ini,  sebab sudah ada kesimpulan untuk masyrakat pengungsi, yang mana minggu depan uang akan dikirim ke Kas Pemkab Karo tentang uang Sewa rumah dan lahan, yang mana Pemkab Karo klaim sebagai uang “KEBUTUHAN HIDUP” sesuai hasil rapat yang telah diputuskan  bersama SKPD saya.Inilah konsep nomenklaturnya agar kedepan tidak ada lagi masalah, sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada Pihak BNPB karena beban masyarakat saya akan terbantu yang sekian lama lebih kurang 7 tahun hidup dalam pengungsian”kata Terkelin..

Asisten 1 pemerintahan pemkab Karo Suang Karo Karo mengungkapkan, tolong kedepan bantu pemkab karo dalam hal pendampingan setelah dana digelontorkan ke Kas Pemkab Karo, agar tidak seperti yang sudah, sudah terjadi, seperti yang diucapkan oleh Direktur Pak Taufik Kartiko, bahwa ada sedikit permasalahan, jadi tolong pihak BNPB ingatkan kami dan dampingi agar semuanya berjalan lancar dan tepat sasaran, Ucap Suang Karo KarO.

Thomas Joverson Ginting anggota DPRD karo menanyakan kepada pihak BNPB, apabila dana akan digelontorkan minggu depan sesuai yang diucapkan oleh Direktur Pak Taufik Kartiko , apa bisa dana tersebut  tidak digelontorkan melalui Kas pemda  APBD karo , dalam arti kata langsung saja ke rekening penerima yang berhak sebagai pengungsi.Harapan kami tidak perlu lagi pembahasan melalui DPRD Karo baru setelah itu dibagikan lagi, menurut pandangan kami selaku DPRD karo butuh memakan waktu , “kasihan masyarakat pengungsi ,”menunggu lagi,baru dibagikan,padahal masyarakat sangat butuh cepat cair,” Pinta Thomas Joverson Ginting.

Kalak BPBD Karo Ir “Martin Sitepu , kedepan pihak Pemkab Karo akan menampung bagi masyrakat pengungsi yang semuanya belum terdata, selain dari by Name by Addres Relokasi tahap 3 dan  181 kepala keluarga  , maka pihak BPBD akan menganggarkan di APBD Karo jika ada masyakat pengungsi tertinggal saat pendataan.Jadi kita tetap  fokus memperjuangkan hak pengungsi, oleh sebab itu DPRD karo, kedepan mohon bekerjasama dengan pemkab karo dalam hal anggaran kebutuhan pengungsi yang tidak tercakup dalam sekarang ini , yang telah diajukan nomenklaturnya ke pihak BNPB, Ujar Martin Sitepu.(*)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY