Proyek Rabat Beton Dinas Pertanian Asal Jadi Disoal Warga Bintang Maria

0
364 views
paten Purba
kondisi proyek yang porak poranda

Oleh Ekolin

MONALISANEWS | TAPIAN DOLOK | -Proyek rabat beton Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun yang dikerjakan oleh rekanan berlokasi di Kampung Bintang Maria Nagori Dolok Maraja Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Sumatera Utara disoal warga.Kamis,( 05/10/2017).

Pasalnya pengerjaan proyek rabat beton tersebut terkesan ditutup tutupi,menurut warga tidak tau seberapa besar dana atau pagu dalam proyek tersebut karena tidak adanya Plank saat pengerjaan.Dimana saat ini jalan rabat beton tersebut sudah hancur dan berlobang sedangkan usai pengerjaan lebih kurang baru dua bulan yang lalu,hal inilah yang dipertanyakan oleh warga.

Dalam pantauan MonalisaNews saat berada dilokasi bersama warga bahwa memang kondisi rabat beton tersebut seperti proyek yang sudah lama dikerjakan sebab disana sini sudah terlihat rusak dan berlobang,melihat kondisi yang ada pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan diduga tidak sesuai dengan bestek rabat beton yang seharusnya.

Kondisi ini dapat dilihat dari lobang yang ada bahwa ketebalan cor semen hanya 5 cm,sedangkan dibawah cor semen tersebut hanya tumpukan batu koral yang disusun lalu ditutup dengan semen dan tidak ada sedikitpun batu split sebagai bahan campuran.

Sementara itu,S.Sinaga dan S br Siringo ringo ketua Rukun Tetangga ( Rt ) huta 1 Bintang Maria Nagori Dolok Maraja mengatakan bahwa rusaknya rabat beton tersebut sebenarnya dua minggu usai dikerjakan,namun warga bingung akan melapor dan memberitahukan kepada siapa tentang kerusakan tersebut,sedangkan pihak pemborong dan dinas pertanian saja tidak perna datang untuk meninjau ulang pekerjaan tersebut.

“Warga disini heranlah pak.”masa proyek baru dua minggu sudah rusak.”kan ga betul itu namanya”.pada saat akan dimulai hingga selesai mereka tidak ada kordinasi dengan kami selaku RT,baik pengukuran panjang atau yang lainnya”.kami bertanggung jawab pak,dengan apa yang kami sampaikan ke orang bapak”.bahkan sisa bahan yaitu batu koral masih banyak tersisa disitu”.sebut mereka berdua yang juga diaminkan oleh warga setempat.

Berita Terkait: 👉  PERERAT SILATURAHMI DI KABUPATEN SERDANG BERDAGAI DANREM 022/PT BUKA PUASA BERSAMA

Di lain tempat,Paten Purba,Ketua Organisasi Masyakat Kecamatan Tapian Dolok ( UPAS ) Usaha Penyelamatan Aset Simalungun, mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan oleh dinas pertanian dan rekanan sudah merugikan Negara dan kerja yang mereka lakukan telah membodohi masyarakat apalagi Kamp.Bintang Maria lokasinya sangat dipedalaman,mungkin mereka berpikir bahwa pekerjaan mereka tidak ada yang memantau,padahal mereka salah,mereka tidak tau bahwa masyarakat simalungun ini cerdas.

“Saya dan teman teman beberapa hari yang lalu juga baru melihat proyek tersebut”.pekerjaan mereka sangat amburadul dan sepertinya kalau dosa tidak bisa dimaafkan pak.”dan kami sebagai organisasi kemasyarakatan akan mempertanyakan siapa rekanan dan pengawas ke Dinas Pertanian Kab.Simalungun”.ucapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here