580 Wartawan Ikuti Pelatihan Wartawan Daerah 2017 Se- Indonesia

0
118 views
Perwakilan wartawan dari JESS Jurnalis Ekonomi Siantar Sekitarnya

Oleh Redaksi

MONALISA | JAKARTA | – Sebanyak 580 orang wartawan media cetak, elektronik dan online mengikuti pelatihan wartawan daerah tahun 2017 yang dilaksanakan Bank Indonesia mulai tanggal 19-21 November 2017 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Kegiatan pelatihan wartawan daerah tahun 2017 ini resmi dibuka Asisten Gubernur Bank Indonesia, Dyah Nastiti ditandai dengan pemukulan gong, Senin (20/11/2017).

Dalam sambutannya, Dyah berharap dengan pelatihan ini dapat menambah pengetahuan para wartawan daerah sesuai dengan topik pembahasan yang disampaikan para narasumber.

Menurutnya, keberadaan media begitu penting bagi seluruh lembaga, perusahaan dan elemen masyarakat dalam memberikan berbagai informasi.“Bank Indonesia juga menyadari pentingnya media.massa dalam mempublikasikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dalam kebijakan moneter, sistim pembayaran dan stabilitas sistim keuangan. Maka melalui pelatihan wartawan ini dapat terjalin sinergitas dengan pihak Bank Indonesia,” papar Dyah.

Lanjutnya, melalui pelatihan ini adanya komunikasi yang lancar, efektif dan efesien terkait berbagai kebijakan-kebijakan dari Bank Indonesia.

Sementara itu Ketua Penyelenggara, Agusman dalam laporannya menyampaikan, pelatihan wartawan daerah ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena dilakukan bersamaan dengan peserta 580 wartawan dari seluruh Indonesia.

“Peserta pelatihan merupakan wartawan media massa yang berasal dari 34 provinsi dan 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia. Selama pelatihan ada 5 topik pembahasan dengan menghadirkan sejumlah narasumber,” sebut Agusman.

Kegiatan pelatihan wartawan daerah di hari pertama ini diisi dengan pemaparan  mengenai pengendalian inflasi daerah, perkembangan dan kebijakan sistim pembayaran Bak Indonesia.

Sementara sebagai narasumber, Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Yoga Affandi  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro, Iskandar Simorangkir dan Pengamat Ekonomi, Lana Soelistynoningsih, sedangkan moderator, Primus Dorimulu.(*)

Berita Terkait: 👉  Proyek BPBD Ambruk

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here