BI Gelar Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017

0
230 views

Oleh Redaksi

MONALISA | JAKARTA | – Dalam rangka menjalankan fungsi sebagai otoritas moneter,sistem pembayaran  serta menjaga stabilitas sistim keuangan,Bank Indonesia memandang komunikasi hal yang penting.Komunikasi yang lancar,efektif dan efesien akan membuat transmisi kebijakan  Bank Indonesia dapat diterima industri,pelaku usaha dan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran,termasuk dalam mengendalikan ekspektasi inflasi.

Untuk itu Bank Indonesia menggelar Pelatihan Wartawan Daerah dengan masing masing Perwakilan Bank Indonesia mengirimkan, 10  media yang bertugas di wilayah Kota Pematangsiantar, Prov- Sumatera Utara.

Adapun Media Cetak,Elektronik dan Online yang mengikuti pelatihan tersebut  antara lain Yan Asmara (SCTV) ,Daud Sitohang (TV One),Jansen Siahaan (Heta News),Waristo (KB Antara),Ronald Hutagalung (Medan Pos),Kemas Edi Junaidi (Monalisa),Frenki Siburian (Lintas Publik),Syahru Silitonga (TVRI),Rivai Bakara ( ID Corner),Samsudin Harahap (Medan Bisnis).

Selain itu yang berhasil didata Monalisa dari Sibolga, Jason gultom dari madia Batak Post, Freddy Situmorang dari media Tapanuli Post, Juniwan dari Sbi.net, Ridwan Butarbutar dari New Tapanuli, Jan Piter dari SIB, Jhony Simatupang dari Sindo, Haris Sikumbang dari Rakyat Tapanuli, turut serta mendapat kesempatan mengikuti pelatihan.

Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia tahun 2017 ini dilangsungkan dari tanggal 19-21 November 2017, di Jakarta tepatnya di Hotel Grand Sahid Jaya yang akan dihadiri 600-an wartawan daerah  perwakilan Bank Indonesia seluruh Indonesia.

Menurut Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman dalam sambutan tertulisnya menjelaskan, Komunikasi yang lancar,efektif dan efesien membutuhkan peran serta dari media massa sebagai institusi yang memiliki tugas untuk menyebarkan berita dan informasi yang objektif dan bermanfaat bagi masyarakat.” Sebagai Pilar Demokrasi Media Massa juga memiliki peran untuk mengawal kebijakan kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas,” ujarnya.

Masih dikatakannya,Atas peran media massa yang besar tersebut Bank Indonesia memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan media massa secara rutin,terutama terhadapa fungsi bank Sentral dalam kebijakan moneter,sistim pembayaran,dan stabilitas sistem keuangan,”Salah satu bentuk nyata dari niat tersebut adalah penyelenggaraan Pelatihan Wartawan Daerah 2017 dengan  tema “Pengendalian Inflasi Daerah Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat,” ujar Agusman.

Lanjutnya,Ini merupakan kali kedua Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan wartawan daerah  secara bersama sama di Jakarta,setelah sebelumnya dilakukan oleh masing masing Kantor Perwakilan Bank Indonesia.”Peserta pelatihan  ini ini merupakan wartawan media massa yang berasal dari 34 Peovinsi da menjadi stakeholder dari dari 46 KPw Bank Indonesia,” pungkasnya.

Adapun materi yang akan diikuti para wartawan dalam pelatihan ini diantaranya, Pengendalian Inflasi Daerh Untuk Mewujukan Masyarakat, yang nara sumbernya Pimpinan DKEM, Gubernur Prov Jawa Tengah, dan Kemenko Perekonomian, serta Pengamat Ekonomi. Dilanjutkan dengan materi Perkembangan dan Kebijakan Sisteim Pembayaran BI dan Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Perkembangan dan Kebijakan Sistim Pembayaran Bank Indoensia, Kebijakan Makroprudensisial Untuk Mendorong Pertumbuhan Perkonomian Daerah dan materi penting lainnya.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY