Jhonson Tambunan “Berkilah” Terkait Ambruknya Pekerjaan Drainase Tanjung Pinggir

0
134 views

Oleh Ekolin

MONALISA | SIANTAR | -Terkait rubuhnya proyek drainase Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( PUPR ) Pematang Siantar sepanjang lebih kurang 40 M,berlokasi di Jl.Tanjung Pinggir Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba,dengan pagu Rp.494.933.000,- yang dikerjakan CV.Indo Karya beralamat Jl.Asahan,masih menjadi pertanyaaan.

Pasalnya,saat Monalisa berada dilokasi proyek,Selasa (12/12/2017 ) sekitar jam 13.30 wib,tidak terlihatnya kegiatan yang seharusnya segera dilakukan guna melakukan perbaikan pada parit tersebut.

Suyanto,salah seorang warga Tanjung Pinggir saat berada dilokasi mengatakan,sangat menyayangkan hasil kerja proyek tersebut,karena dana negara yang sedemikian besar dialokasikan ke proyek tersebut hanya berumur beberapa hari sudah mengalami kerusakan.

“Wah,bang,”kalau saya lihat waktu mereka kerja,seharusnya campuran itu tidak sesuai,”masak 1 sak semen campuran pasirnya 4 beko,kan ga betul itu”.sebutnya.

Lalu saat Monalisa menayakan berapa campuran yang seharusnya,Suyanto menjelaskan bahwa,”kalau campuran yang sebanding adalah 1 sak semen dengan campuran 2.5 beko pasir,itu yang benar bang,”.ucapnya.

Sangat berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ),Ferdinan Ambarita,saat disinggung tentang volume campuran beberapa waktu yang lalu oleh Monalisa,dirinya berkilah bahwa kalau volume campuran pada proyek drainase tersebut tidak masalah.

Begitu juga dengan Dirtek Dinas PUPR proyek tersebut,bermarga Sihombing saat dikonfirmasi dan disinggung tentang volume campuran mengatakan,kalau untuk volume campuran tidak jadi masalah dengan alasan bahwa penyebab tumbangnya dinding parit tersebut dikarenakan bencana alam.”Kalau memang campuran tidak pas,mana mungkin bisa lengket”.ujarnya.

Namun saat disinggung tentang dinding yang tumbang dan pada pecahan bahan yang sudah jadi semuanya terlihat memasir,Sihombing tak menjawab,bahkan salah seorang staf yang berada diruangan menyarankan kepada Monalisa agar menemui rekanan.”Uda bang,”jumpai aja rekanan proyek itu”.berkesan membuang badan.

Sementara,Kepala Dinas pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( PUPR ),Jhonson Tambunan,saat dikonfirmasi melalui telepon seluler,Selasa (12/12) pukul 15.53 wib,terkait ambruknya proyek drainase tanjung pinggir mengatakan,”ya akan segera diperbaiki sesegera mungkin”.

Berita Terkait: 👉  Proyek LAPEN,Dana Aspirasi Legislator Partai PKS Usmayanto"Kopak Kapik"

Namun saat Monalisa meminta waktu untuk bertemu langsung dan mengadakan wawancara,dari seberang seluler menjawab,”nantilah ya,”takutnya kalau saya janjikan besok tapi tak saya tepati nanti kalian sakit hati”.pungkasnya.

Sebelum Monalisa beranjak dari lokasi proyek drainase,ada sedikit yang unik,dimana plank yang seharusnya dipasang untuk diketahui khalayak ramai,namun plank proyek tersebut dipasang didalam warung salah seorang warga,terpaku menghadap kebelakang menghadap rumah warga seolah olah enggan harus dilihat oleh masyarakat.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here