Friday, 25/5/2018 | : : UTC+7
Monalisanews
Monalisanews

Ending Drama Politik Cagubsu 2018

Ending Drama Politik Cagubsu 2018

Oleh Redaksi

MONALISA |- Untuk kali pertama incumbent (petahana) yang bakal maju sebagai calon kembali,satu demi satu partai politik pengusungnya sejak awal, meninggalkan  Tengku Erry Nuradi (petahana).Golkar sebagai Parpol pertama mengusung Tengku,menarik dukungannya dan memberikan dukungan kepada rivalnya pasangan Cagubsu Edy-Ijeck,demikian juga halnya Nasdem.

Tengku Erry yang merupakan ketua DPW Nasdem Sumut malah harus terpaksa dengan hati berkecamuk menyerahkan SK dukungan Pilgubsu kepada rivalnya yang bukan dari kader partai Edy – Ijeck.

Hingga hari ini Minggu (7/1/2018) drama politik jelang penentuan dan pendaftaran Calon Gubernur Sumatera Utara masih membahana lobby – lobby politik masih terus berjalan,sampai berita ini dilansir penentuan sikap Partai Demokrat, PKB dan PKPI telah resmi masih mengusung pasangan JR Saragih-Ance Selian di Pilgub Sumatera Utara Juni mendatang.

Pasangan lainnya yang telah menobatkan diri untuk bertarung melawan pasangan lainnya, yaitu Edi-Ijeck yang diusung PKS, PAN, Gerindra, Golkar dan Nasdem dan PDIP juga telah menobatkan pasangan Djarot dengan wakilnya Hisar Sitorus.

Sementara pernyataan Ketua Bidang Organisasi Kader dan Keanggotaan DPD Partai Demokrat Sumut, Ronald Naibaho mengatakan, pengumuman resmi pasangan tersebut telah disampaikan Ketum Demokrat, SusiloBambang Yudhoyono kemarin.”Oleh pak SBY baru saja diumumkan, di Jakarta, Demokrat bersama PKB dan PKPI mengusung JR Saragih dan Ance,” kata Ronald Sabtu 6 Januari 2018.

Ance Selian merupakan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Utara. PKB dan PKPI masing-masing memiliki tiga kursi di DPRD Sumut. Ditambah Demokrat  14 kursi, total 20 kursi,“Jadi sudah terpenuhi sudah syarat pencalonan pasangan JR-Ance 20 kursi,” pungkas Ronald.

Pengamat politik Siantar Simalungun Irwansyah mengatakan,Untuk pertama kalinya drama politik terpanas di Sumatera Utara, munculnya pasangan calon dari kalangan muda apa lagi putra daerah seperti JR Saragih akan memberikan energi positif jelang Pilgubsu 2018. Nama-nama baru dari kalangan muda sepert i Ijek dan Hisar Sitorus  akan memunculkan  harapan baru mengenai perubahan kepemimpinan di Sumatera Utara.”Sudah saatnya yang  muda apa lagi putra daerah, memimpin Sumatera Utara,” ujarnya kepada Monalisa Minggu (7/1).

Irwansyah mengatakan kerinduan untuk mencari sosok pemimpin dari kalangan muda ini sangat relevan mengingat adanya “kebosanan” dari warga Sumut yang tidak merasakan adanya perubahan signifikan oleh pemimpin dari kalangan politisi belakangan ini. Namun ia memastikan, warga juga akan jeli dalam melihat rekam jejak sosok muda yang menjadi pilihan mereka.

“Sumut butuh figur yang tidak hanya sekadar muda, tetapi juga punya rekam jejak eksistensinya pada skala nasional maupun internasional. Sumut juga membutuhkan pemimpin yang enerjik dan petarung. mampu merekatkan masyarakat Sumut yang beragam.muda  enerjik dan kreatif  memahami birokrasi dan dekat dengan warganya,ini ada pada diri pak JR Saragih,” ujarnya.

Potensi kemenangan JR Saragih sangat besar. Sebab, diprediksi akan mendapat dukungan penuh dari semua kalangan.”JR sudah berbuat untuk Simalungun,dua priode kepemimpinannya sebagai Bupati Simalungun sudah teruji,ini waktunya ,dan mungkin giliran suku bangsa simalungun untuk menjadi pemimpin Sumut Juni mendatang,”pungkas irwansyah.(*)

 

 

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.monalisanews.com