Keluarga & Anggota DPRD Sibolga Minta Tim SAR Kerahkan Helikopter Mencari 29 ABK KM Mega Top III Yang Hilang Kontak Dilaut

0
181 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISA | TAPTENG | – 😂Keluarga dan kerabat ABK KM. Mega Top III yang hilang kontak, Sabtu (13/1-2018) mendatangi POS SAR Sibolga di jalan Padang Sidimpuan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Prov- Sumatera Utara.

Kedatangan keluarga dan kerabat ABK yang hilang kontak itu meminta Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, untuk segera bertindak melakukan pencarian terhadap kapal dan ke 28 orang ABK, dan 1 orang penumpang yang hingga sampai saat ini masih belum ditemukan keberadaannya.

Keluarga dari 28 ABK dan 1 penumpang KM Mega Top yang hilang kontak di laut sejak Rabu (3/1-2018) lalu, melalui Erna Wati Istri dari Agus Salim salah satu ABK KM. Mega Top III mewakili para keluarga ABK lainnya.

Erna Wati menyampaikan secara terbuka kepada seluruh pihak yang berwajib, SAR Sibolga dan Pemerintah Sibolga Tapteng untuk menurunkan Helikopter mencari kapal yang membawa keluarga mereka.

“Kami mohon pak, lakukanlah tindakan secepatnya melakukan pencarian, sudah 17 hari semenjak mereka berangkat dan sudah 10 hari tidak ada kabar lagi”.

“Kami meminta, turunkanlah helikopter mencarinya, kami memohon kepada pemeritah agar tidak memperlambat pencarian keluarga kami”. usulnya.

Dikabarkan, KM Mega Top III hilang kontak di Perairan Aceh tanggal 3 Januari 2018. Keluarga dari 29 ABK kapal yang kontak ini protes atas lambatnya upaya pencarian yang dilakukan terhadap keluarga mereka.

Protes itu disampaikan saat pertemuan pihak DPRD Sibolga-Tapteng dengan Basarnas dan pihak keluarga. Para keluarga ABK merasa sedih dan terpukul kenapa sampai sekarang belum ada kabar atas keberadaan keluarganya.

Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori bersama dengan Hendra Sahputra, mendukung dan menegaskan keputusan dan usulan para keluarga ABK untuk menurunkan Helikopter melakukan pencarian ABK KM. Mega Top III yang hilang tanpa jejak.

Berita Terkait: 👉  Sebanyak 24 Orang Lulus & Ikuti Seleksi, Siap Ikuti Bimtek Dan SKKNI - TIK Di Pandan Tapteng

“DPRD Kota Sibolga siap membantu dan mendukung usulan para keluarga ABK, kita meminta Pos SAR Sibolga agar segera berkoordinasi dengan SAR Medan menurunkan helikopter melakukan pencarian kapal itu”. tegas Jamil.

 

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua DPRD Tapteng Awaluddin Rao, ia menegaskan kepada pihak SAR Sibolga untuk segera memberangkatkan Kapal SAR KN. Nakula mencari keberadaan sesuai titik kordinat hilang kontak terakhir.

“Saya minta kepada Tim SAR agar malam ini kapal KN. NAKULA segera berangkat, apa yang tidak ada beritahu kami, kalau tidak ada minyak, atau logistik lainnya, jangan Sungkan beri tau kami, kami akan membantu, apa yang disampaikan oleh para keluarga kita tadi yang meminta menurunkan helikopter, itu sangat baik, kita semua berharap itu segera diturunkan juga”. tegas Rao.

Amatan Monalisa News di sekitar Pos SAR Sibolga di Sibuluan Indah, para kerabat dan keluarga para ABK menangis histeris menyampaikan rasa mohon meraka kepada Tim SAR dan pemerintah untuk segera menurunkan helikopter.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here