FPI Nilai Bandar Judi Togel Tak Tersentuh Hukum, Semakin Marak di Siantar

0
231 views
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Pematangsiantar Ir Syofiar Mangkoeto SPd

Oleh Redaksi

MONALISA | SIMALUNGUN | – Judi jenis toto gelap (togel) dan togel hongkong  di Siantar Simalungun semakin marak dan bebas bertransaksi secara terbuka. Hal ini diduga karena sampai saat ini permainan haram tersebut belum tersentuh hukum.

Diduga, aktivitas judi togel di Siantar  sudah berlangsung lama. Untuk judi Togel Hongkong terjadi setiap hari, sedangkan seminggu 5 kali untuk judi Togel.

Dalam kegiatan tersebut, pelakunya seperti agen, pembeli dan bandar, berhubungan via ponsel, selanjutnya para agen-agen di lapangan menyetor langsung ke bandar.

“Kami sudah tidak tahan lagi melihat bagaimana bebasnya judi togel di Siantar. Biasanya calon pembeli datang ke warung di mana tukang tulis sering mangkal di kedai kedai kopi maupun Lapo Tuak. Ada yang pakai kupon dan ada juga yang melalui SMS,” sebut Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Pematangsiantar Ir Syofiar Mangkoeto SPd Kepada Monalisa Rabu (24/1)

Dirinya menilai, maraknya judi togel itu kemungkinan disebabkan Kepolisian terkesan tutup mata dan tebang-pilih untuk menangkap para pelaku judi togel.”Jika pun ada ditangkap itu hanya tukang tulis saja dan bukan dari salah satu anggota jaringan yang diduga menjadi satu lingkaran (jaringan). Kalau bandar besarnya ,Ponco Pardede tidak satupun aparat hukum berani menangkapnya,” ungkap Tok Koyong.

Syofiar Mangkoeto  yang selalu akrab disapa “Tok Koyong” lebih lanjut menanyakan,”Mana Aparat Kepolisian yang tugasnya untuk memberantas judi ? Apakah mereka sengaja membiarkan judi itu beredar bebas? Bahkan, sebelumnya Gelper saja ditangkap, akan tetapi sekarang bermain judi togel yang terang-terangan dibiarkan,” sambungnya.

Ironisnya lagi, meskipun permainan judi berlangsung secara terang- terangan mulai siang, malam hingga pagi hari, sepertinya kepolisian tutup mata.Padahal, agen-agen togel tersebut leluasa menyetor omset penjualan ke bandarnya yang merupakan pemain-pemain lama.

Berita Terkait: 👉  JR Saragih Suport Prajurit TNI AD Yonif 122 Pasca Jaga Perbatasan di Papua

Sementara itu, Praktisi Hukum M Irfan menyatakan, togel di Kota Siantar dan Simalungun ibarat cerita bersambung yang tidak pernah habis-habisnya.Saat terjadi pengerebekan, masyarakat berhenti meributkan togel, ketika aparat dan masyarakat diam, togel kembali marak.

“Jadi tidak pernah habis-habisnya, karena oknum pelaku tidak pernah mendapatkan sanksi hukum yang setimpal dengan perbuatannya,” sebutnya.

Selain itu, bandar-bandar togel diback-up oleh oknum tertentu. Jadi disinilah peran serta  aparat penegak hukum untuk mengambil sikap tegas terkait merebaknya togel di Kota Siantar.”Narkoba saja bisa dilakukan dengan pola undercover boy, kenapa untuk pelaku togel ini tidak bisa dilakukan. Sementara oknum-oknumnya masih seputaran itu-itu juga,” tandas Irvan.(*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here