Legalisir Atau Surat Keterangan Pengganti Ijazah

0
452 views

Oleh Redaksi

MONALISA | MEDAN | – Tim penghubungn  JR Saragih dan KPU Sumut telah tuntas melegalisir ulang berkas ijazah SMA JR Saragih di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat.Namun, berkas yang legalisir tersebut bukan fotokopi ijazah SMA milik JR Saragih. Melainkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB.

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut Herdi Munthe belum mau memberi tanggapan mengenai hal ini. Alasannya karena belum memeroleh laporan valid dari tim.”Belum tahu dan belum dapat laporan valid dari tim kita, jadi belum bisa respons. Terima Kasih,” kata Herdi, Senin (12/3/2018).

Komisioner KPU Sumut Iskandar Zulkarnain mengatakan, berkas yang dilegalisir tim JR Saragih bukan fotokopi ijazah SMA. Melainkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB.”Sudah, sudah selesai. Jadi yang leges bukan fotokopi ijazah. Tapi Surat Keterangan Pengganti Ijazah,” kata Zulkarnain usai menyaksikan proses legalisasi tersebut.

Menurut Iskandar, legalisasi terhadap Surat Keterangan Pengganti Ijazah tersebut tidak sesuai dengan amar putusan Bawaslu Sumut.

Menurutnya, Bawaslu Sumut memerintahkan pemohon, yakni JR Saragih, melegalisir ulang fotokopi ijazahnya. Bukan Surat Keterangan Pengganti Ijazah.

“Kita lihat lah amar putusan Bawaslu. Amar putusan Bawaslu itu kan memerintahkan fotokopi ijazah. Di sini yang leges adalah Surat Keterangan Pengganti Ijazah. Nah kalian lah yang menyimpulkan sendiri bagaimana,” kata Iskandar.

Sejumlah komisioner KPU Sumut hadir pada proses legalisasi itu. Sedangkan JR Saragih diwakilkan tim dari unsur penghubung. Antara lain Sekretaris Tim Pemenangan JR Saragih-Ance Ronald Naibaho dan Direktur Eksekutif DPD Demokrat Sumut Silverius Bangun.

Ketidakhadiran JR Saragih pada proses legalisasi itu dianggap tidak masalah. Sebab, amar putusan Bawaslu tidak mewajibkan JR Saragih melegalisir berkasnya.”Pemohon kan bisa kuasanya. Di situ kan enggak disebut mesti langsung yang bersangkutan, tapi pemohon kan bisa saja kuasakan,” kata Herdi.

Berita Terkait: 👉  Joko Siregar 5 Tahun Menderita Lumpuh

Berdasarkan informasi , Surat Keterangan Pengganti Ijazah milik JR Saragih diteken oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat Subaedah.

Berdasarkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah Nomor 781/-1851.623 yang dilegalisir itu, disebutkan bahwa surat keterangan itu dipergunakan sebagai pengganti ijazah/STTB asli milik JR Saragih yang hilang.

Surat keterangan ini diterbitkan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat berdasarkan surat keterangan laporan kehilangan dari Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Pusat Sektor Metropolitan Kemayoran Nomor 1150/B/III/2018/Sektro.Kom tanggal 5 Maret 2018 dan surat pernyataan tanggungjawab mutlak dari pemohon.

Surat Keterangan Pengganti Ijazah Nomor 781/-1851.623 itu menerangkan bahwa ijazah/STTB nomor seri 01 OC oh 0373795 atas nama Jopinus Saragih G nomor induk 298 adalah pemilik ijazah/STTB tahun pelajaran 1989/1990.

Ijazah SMA Milik JR Saragih Hilang di Jakarta Jelang Legalisasi Ulang

Direktur Eksekutif DPD Demokrat Sumut Siverius Bangun mengatakan, ijazah SMA milik JR Saragih hilang jelang proses legalisasi ulang ke Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat.

Oleh karena itu, kata Silverius, pihaknya menggunakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah setelah melaporkan kehilangan ijazah itu ke Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Pusat Sektor Metropolitan Kemayoran.”Iya (hilang). Tanggal 5 (hilangnya) saat kita mempersiapkan legalisir di Jakarta. Di Jakarta hilangnya,” kata Silverius , Senin (12/3/2018).

Silverius merupakan tim JR Saragih yang berangkat ke Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat. Silverius bersama Sekretaris Tim Pemenangan JR Saragih-Ance Ronald Naibaho mewakili JR Saragih pada proses legalisasi itu.

Sementara itu,JR Saragih mengaku yang hilang tak hanya ijazah, melainkan beberapa berkas.”Kamis kami ke sana (Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat), tak ada satu orang pun petugas suku dinas yang bisa kami temui. Pindah ke sana dan sini jadi hilang. Bukan hanya ijazah yang hilang, ada beberapa berakas. Kita tak tahu, kami dimata-matain atau bagaimana,” ucap JR Saragih.

Berita Terkait: 👉  Layakkah Revitalisasi Stadion Sangnawaluh (Bag I )

Meyakinkan pihak Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat JR Saragih membawa 15 orang kawan sekolahnya.Apabila Surat Keterangan Pengganti Ijazah ini tak diakui oleh penyelenggara pemilu maka JR Saragih akan kembali melayangkan gugatan.”Surat pengganti ijazah resmi, kalau tak diterima berarti pidana,” pungkasnya .(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here