Gunung Sinabung Jadi Ajang Pendapatan Dana Segar

0
129 views

*Korban Gunung Sinabung Menjadi Modus Pengadaan Proyek Relokasi

Karo|Gunung Sinabung yang batuk, Pemkab Karo beruntung,demikian ungkapan yang diutarakan Oleh Redaksi, Bagaimana tidak?,Sejak Gunung Sinabung Erupsi menyebabkan Gelombang Pengungsi korban sinabung ternyata dijadikan ajang mencari keuntungan tanpa memperhatikan Hak-hak Masyarakat setempat,yang lahannya dijadikan tempat Relokasi Pengungsi Sinabung, dimana Lahan masyarakat Desa Kacinambun,Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo yang sudah turun menurun adalah milik Masyarakat setempat diklaim oleh Pemerintah Karo sebagai lahan Milik Pemkab Karo, dengan mulusnya membangun Pemukiman Pengungsi Sinabung tahap Pertama,dengan dalih sebagai Program Pemerintah Jokowi tanpa memperhatikan Status Lahan bahwasanya adalah masih milik warga Desa Kacinambun.

 

Demikian juga dengan program-program selanjutnya yang disebut Pemkab Karo’Tahap II,III dst.dimana semua program untuk pengungsi sinabung direncanakan diatas lahan yang notabene ada Tegakan Pohon Pinus diatasnya,yang diketahui sebagai Kayu yang ternyata sebagai ajang rebutan kelompok pengusaha karena bernilai Milyaran Rupiah,dampaknya,tanpa memperhatikan Hak-hak masyarakat Kabupaten Karo yang lahannya dijadikan tempat relokasi pengungsi Sinabung akan menjadi persoalan nantinya bagi keturunan mereka dikemudian hari.

Hasil temuan Monalisa dilapangan, terjadi ajang stor ratusan Juta hingga milyaran rupiah untuk bisa menguasai lahan masyarakat Desa Kacinambun karena ada Pohon Pinus diatasnya yang bernilai Milyaran rupiah,terbukti dengan terganjalnya pengurusan Sertifikat Tanah di Badan Pertanahan Karo (BPN) yang sudah berjalan kepengurusannya dari tahun 2016.

Saat Kepala BPN karo dikonfirmasi mengatakan “Tidak Tahu” mengapa bisa terganjalnya penerbitan sertifikat Tanah Desa Kacinambun dan menyarankan menanyakan langsung kepada Bupati Kabupaten Karo. Disini menimbulkan berbagai kecurigaan yang semakin melebar, dan temuan yang sangat mengejutkan ternyata Sertifikat Tanah yang masih dalam proses pengurusan sudah terjadi penebangan Pohon Pinus seluas 90 Ha, yang dilakukan oleh Pengusaha berinisial MS dengan dalih menggunakan IPK ( Ijin  Penebangan Kayu)  dari Bupati Karo, dan pernah terjadi  perlawanan dari masyarakat Desa Kacinambun namun tidak dihiraukan.

Berita Terkait: 👉  Pembukaan Pekan Olahraga Wilayah I (Porwil) Persatuan Angkat Besi Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Tahun 2018, "Dengan semangat olah raga kita gapai prestasi",

Hingga berita ini diturunkan Tim Monalisa masih menelusuri Aliran Dana Bagi Hasil yang mengalir ke Kantong pejabat dilingkungan Pemerintahan  Kabupaten Karo dan Instansi Lain yang bersangkutan yang smuanya berdalih Relokasi Korban Sinabung. (Bersambung) (Red)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY