IWO Sibolga Tapteng Prihatin,Bantu Sembako Kepada Pemuda Remaja Pengindap Tumor

0
266 views
IWO Beribantuan sembako,kepada Poniman

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPUT | – Poniman Siregar  (25) warga Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumut, disekujur tubuhnya tumbuh benjol-benjolan. Diduga mengidap penyakit Tumor.

Sejumlah wartawan yang tergabung di Ikatan Wartawan Online (IWO) yang bertugas di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengaku “miris” menyaksikan keadaan Poniman yang didampingi ibunya Poniyem (60-an), Kamis (19/7-2018) di gubuk yang juga memprihatinkan di kawasan persawahan di Kecamatan Tukka.

Poniman bergegas diri dalam posisi tak sempurna saat melihat sejumlah awak media datang. Ia berjalan terpincang, kakinya memang tak tumbuh dengan sempurna. Begitu juga tubuhnya yang membungkuk dan membesar di sebelah punggung.

Sementara wajahnya juga membesar tak proporsional dengan tubuhnya. Poniman mengaku tak tahan berdiri berlama-lama.

“Cepat capek bang, gak tahan diri lama-lama,” ucapnya sambil terduduk di sebilah papan. Mimik wajahnya meringis.

Poniyem bercerita, anaknya itu sudah sakit sejak lahir. Urusan berjalan, Poniman juga baru mampu di usia 20 tahun.

Beberapa kali pemeriksaan sudah dilakukan. Terakhir Poniman yang juga tak pernah menikmati bangku sekolah itu dibawa ke seorang Bidan di Kecamatan Tukka.”Sekali ke bidan Tupang, katanya Tumor. Dulu ke Dokter Bajora di Sidempuan, katanya serahkan sama yang kuasa,” ucap Poniyem lirih.

Kini untuk membawa anaknya berobat, Poniyem mengaku tak memiliki dana cukup. Hidupnya sehari-hari bergantung pada sawah di tanah sepetak yang ia pinjam dari warga sekitar.

Memanfaatkan program BPJS, Poniyem yang mengaku asli dari Kota Padang Sidempuan ini sudah tak lagi memiliki identitas. Sejak kecil Poniman hanya ia beri obat-obat dedaunan.”Inilah pak, dia (Poniman-red) kubawaknya kemana-mana, uang tak punya lagi, KTP Sidempuan, belum buat surat pindah, cemanalah ini ada padi”. tuturnya.

Berita Terkait: 👉  REKOMENDASI 20 TAHUN MADINA

Selain Poniman yang selalu berada disampingnya, Poniyem sebenarnya memiliki 2 anak lainnya yang sudah berkeluarga dan menetap di Tapanuli Tengah.

Yakni Gina yang bekerja sebagai pembungkus kerupuk dan dan Monang penjual roti. Alasan pindah dari Kota Padang Sidempuan juga atas permintaan kedua anaknya itu.”Kata anak jangan pulang (ke Sidempuan), biar dekat, aku bisa lihat katanya”. sebut Poniyem.

Kendati ia mengaku tak mau menyusahkan anak-anaknya yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan tak sedikit. Ia dan Ponimen yang sakit-sakitan dan lemah memilih tinggal di gubuk kecil berdinding seng dan beratap tenda biru dan memenuhi kehidupan dari bertani.

“Anak-anak juga sering kemari, tapi gak mau (saya) nengok anak nanti susah karena kami,” katanya.

Mendapat Bantuan Sembako dari IWO Sibolga – Tapteng

Poniyem nampak terharu dan menutup matanya menahan isak tangia saat menerima bantuan sembako dan uang santunan sekedarnya yang diberikan IWO Sibolga – Tapteng.”Trimakasih banyak, semoga Allah memberikan berkat berlimpah ya nak”. ujarnya.

Sementara Sekretaris IWO Sibolga Tapteng Rommi Pasaribu mengatakan, bantuan yang diberikan adalah bentuk keprihatinan dari pihaknya.”Kita berharap bantuan yang diberikan bermanfaat buat ibu dan khususnya Poniman yang sangat membutuhkan perawatan ekstra”. kata Rommi.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here