JPKP Karo Siap Dampingi Masyarakat Desa Kacinambun VS Pemkab Karo

0
130 views
Dra.Rosmita, Sekjen DPD JPKP Karo

Karo-Monalisanews,Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Karo siap mendampingi masyarakat Desa Kacinambun,Kecamatan Tiga Panah,Kabupaten Karo dalam mempertahankan Tanahnya yang diklaim Pemerintahan Kabupaten Karo milik PemKab Karo demikian kata Dra. Rosmita, Sekretaris DPD JPKP Karo.

Saat Bersama Perwakilan Masyarakat Desa Kacinambun

Pasca penangkapan dan penahanan pengusaha berinisial PP oleh satuan reskrim Polres Tanah Karo semakin terkuak rantai kepentingan penguasaan lahan masyarakat oleh Pemkab Karo, dimana JPKP Karo menemukan kejanggalan atas lokasi status lahan yang akan dijadikan pengungsian korban sinabung.

Pengusaha PP ternyata diberikan kuasa diatas materai oleh masyarakat Desa Kacinambun untuk mengambil kayu di atas tanah mereka yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tanah kepala Desa mereka dan SKT masing-masing pemilik lahan sudah melakukan peningkatan ke sertifikat tanah sejak tahun 2016 lalu,loh kok ditangkap!?? dituduh pembalak liar lagi…beber Rosmita,Sekjen JPKP karo kepada Monalisanews.

JPKP Karo dan masyarakat Desa Kacinambun berencana membawa persoalan ini ke Presiden Jokowi jika Bupati Karo memaksakan kehendaknya memperuntukkan lahan mereka untuk korban gunung sinabung tanpa ada musyawarah dengan masyarakat setempat,tambahnya.

Terkelin Brahmana

Yang menjadi tanda tanya, Bupati Karo memberikan Ijin Pemanfaatan Kayu kepada Mangatas Silaen seluas 90 Ha ,di atas Lahan masyarakat dimaksud walau pernah ada perlawanan dari masyarakat waktu itu.

Sperti diketahui, nilai rupiah pohon pinus yang berada di atas tanah Desa Kacinambun,tanah karo ternyata mencapai Milyaran rupiah, mungkin inilah yang menjadi perebutan para pejabat, instansi lainnya.

Pengurus JPKP Karo juga menemukan tender tertutup oleh Pemkab Karo untuk pemanfaatan kayu di lahan yang lebih luas lagi (lebih kurang 480 Ha), dengan dalil untuk lahan pertanian pengungsi gunung sinabung, padahal ada data yang dipegang masyarakat yang menunjukkan lahan tersebut adalah tanah wilayat mereka.

Salah satu warga inisial NS, mengatakan” Janganlah Bupati kita ini hanya demi uang, dia gelap mata, mau merusak generasi Kami nantinya, bayangkan apa yang terjadi puluhan tahun mendatang soal kejelasan rumah atau lahan mereka,gara-gara uang pinus itu”, katanya. (Ald)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here