Manfaat Dana Desa,Bangun Jalan Dan Jembatan

0
155 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Awalnya harus mengitari perjalanan sejauh 15 kilo meter (km),dengan waktu tempuh 2 jam menuju lahan untuk melaksakanan aktifitasnya sehari-hari,bertani, beternak, atau nelayan dari Desa Tambahan Nanjur Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanul Tengah (Tapteng) Provinsi Sumut, menuju kawasan Kelurahan PO Manduamas Baru Kecamatan yang sama.

Melalui swadaya dan swadana masyarakat bergotong royong manopang Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2015 membuka dan menimbun bahu jalan, lalu membangun jembatan diatas sungai Tapus. Hasilnya, jarak wilayah Desa Tambahan Nanjur dengan kawasan Kelurahan PO Manduamas Baru hanya 1,5 km, dan waktu tempuh 15 menit.

Kepala Desa (Kades) Tambahan Nanjur, Waspada Manik didampingi Badan Perwakilan Desa (BPD)-nya, Adi Harto Manik (44), pemerhati pembangunan yang dibiayai dana desa di kecamatan itu, Robby Manalu (65), dan sejumlah warga sekitar ketika ditemui MonalisaNews, Rabu (5/9-2018) kemarin.

Mereka menuturkan, DD TA 2015  digunakan Plt Kades saat itu untuk membangun pengerasan telford sepanjang 1150 meter dari simpang 4 desa Tambahan Nanjur menuju Sungai Tapus, sebelum Waspada Manik terpilih menjadi Kades.

“Untuk menghubungkan Desa Tambahan Nanjur dengan Sungai Tapus menuju lahan pertanian masyarakat dan pinggir pantai, atau Objek Wisata Pantai Karina di wilayah Kelurahan PO Manduamas Baru. Dapat dipersingkat menjadi 1,5 km, dan waktu tempuh 15 menit perjalanan. Warga tidak lagi harus mengitari perjalanan keliling”. ujar Kades Waspada dibenarkan warga lainnya.

Dengan DD TA 2018 ini, lanjut Kades Waspada Manik, sebesar Rp.684. 859.000,- digunakan untuk pisik perkerasan lapen sepanjang 650 meter, dan rehab jembatan sebesar Rp.483.821.000,- BUMDes Rp.125.140.000,- Dana selebihnya untuk pemberdayaan.

“Bahu jalan yang sudah di-onderlak tahun 2015 sepanjang 1150 meter dari simpang 4 dusun IV Desa Tambahan Nanjur, arah sungai Tapus. Kami gunakan dana desa tahun 2018 ini sebesar Rp.483.821.000,- untuk pisik perkerasan lapen sepanjang 650 meter, dan rehab jembatan yang diatas sungai Tapus”. jelas Waspada.

Berita Terkait: ūüĎČ  Kunker Kapoldasu Di Sidamanik

Lanjut Waspada, karena alat berat masih digunakan desa yang lain di wilayah Kecamatan Manduamas. Terpaksa harus menunggu pekerjaan desa yang lain selasai dulu, baru dapat gilirannya menggunakan alat berat yang dimaksud.

“Setelah selesai kami kerjakan pengerasan Lapen dibulan October nanti. Otomatis sudah dapat meperlancar akses jalan masyarakat menuju lahan pertaniannya. Warga nelayan, dan pengunjung wisata ke objek wisata indah pantai Karina kawasan Pantai Teluk Tapian Nauli Pantai Barat Sumut di Manduamas akan semakin ramai”. pungkas Waspada.

Waspada Manik menambahkan, BPD Harto Manik, Robby Manalu dan sejumlah warga lainnya berharap dengan sangat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, dibawah kepemimpinan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani, selaku putra daerah yang mudah dan enerjik itu dapat memprioritaskan anggaran untuk membangun jembatan yang menghubungkan Desa Tambahan Nanjur dengan Tanggul PT SGSR.

“Tahun depan, kami sangat membutuhkan dana untuk biaya pembangunan jembatan yang menghubungkan desa Tambahan Nanjur dengan tanggul PT SGSR. Tetapi kami berharap dengan sangat kepada Pemkab Tapteng dibawah kepemimpinan bapak Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, dapat memprioritaskan anggaran untuk membangun jembatan tersebut”.

“Dengan maksud kami, agar mempermudah masyarakat untuk mengangkut hasil usahanya, dan anggaran dana desa tahun 2019 itu dapat digunakan dilokasi lain yang sangat diharapkan masyarakat”. tandas Waspada.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: ūüĎČ  LPJU Tidak Ada & Pinggir Ditumbuhi Semak Belukar ,Warga Temukan Ular King Cobra sepanjang 4 Meter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here