Sumut Watch,Minta Pansel PDPAUS Coret Ir Jan Romansen Saragih

0
58 views
Oleh Redaksi
MONALISANEWS | SIANTAR | – Ketua sekaligus Advokat Sumut Watch, Daulat Sihombing, SH, MH,  melalui surat No. 109/SW/IX/2018,  tanggal 25 September 2018, yang dikirimkan ke Timsel Direksi PD. PAUS dan ditembuskan ke Walikota, Ketua DPRD dan Pansel, minta agar mencoret nama Ir. Jan Romansen Saragih sebagai Calon Direksi PD. PAUS Periode 2018 – 2022, karena secara moral dan integritas dinilai sangat tidak layak untuk diangkat menjadi Direksi.
Persrilis secara tertulis yang disampaikan Daulat Sihombing ke meja redaksi MonalisaNews menerangkan, bahwa dalam kedudukannya selaku kuasa hukum bagi ketiga eks pegawai PD. PAUS masing – masing :  Asi Yanri Sinaga, SE, Olop Falmerd D. Damanik dan Yodiara Sipayung, ia mendapatkan kuasa untuk melaporkan Sdr. Ir. Jan Romansen Saragih ke pihak berwajib, terkait dengan dugaan pungli atau pemerasan atau tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur Pasal 368, 415,418 dan 423 KUHP, jo. Pasal 2 huruf d, UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 21 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Dugaan pungli atau pemerasan atau tindak pidana korupsi tersebut terjadi sekitar Oktober 2014.Saudara Jan Romansen Saragih, selaku Direktur Operasional PD. PAUS,  menawarkan pekerjaan  kepada korban Asi Yanri dan kawan kawan, untuk menjadi pegawai di PD. PAUS Kota Pematangsiantar,  dengan syarat membayar Rp. 30.000.000,00 s/d Rp. 35.000.000/ orang.
Untuk pekerjaan itu, Ir. Jan Romansen Saragih, meyakinkan korban bahwa dalam masa percobaan 3 bulan mereka akan mendapatkan gaji sebesar Rp. 1.800.000/bulan, dan setelah itu akan mendapatkan gaji atau penghasilan rata- rata Rp. 5.000.000,00, per orang/ bulan.
Karena terpaksa korban Asi Yanri dan kawan kawan lalu menyerahkan uang kepada Ir. Jan Romansen Saragih,  masing – masing Asi Yanri Sinaga sebesar Rp. 30.000.000,00, Olop Falmerd Damanik sebesar Rp, 35.000.000,00, dan  Yodiara Sipayung sebesar Rp. 30.000.000,.
Sekalipun setelah korban bekerja sebagai pegawai PD. PAUS, ternyata mereka hanya mendapatkan gaji sebesar Rp. 1.650.000,00, per orang/ bulan selama 6-7 bulan berturut- turut dan sesudahnya tidak pernah lagi mendapatkan gaji.
Menurut Daulat, apa yang dilakukan Ir. Jan Romansen Saragih terhadap kliennya Asi Yanri dkk, pada pokoknya merupakan bentuk penyalahgunaan  jabatan yang terindikasi pungli atau pemerasan atau tindak pidana korupsi, sebagaimana dimaksud Pasal 368, 415,418 dan 423 KUHP, jo. Pasal 2 huruf d, UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 21 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sehingga yang bersangkutan berpotensi kuat menjadi terlapor atau tersangka.
Beberapa kali Tim Kuasa Hukum Sumut Watch sebenarnya telah meminta Ir. Jan Romansen Saragih menyelesaikan persoalan ini secara damai dan kekeluargaan, namun yang bersangkutan tidak peduli bahkan tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikannya.
Padahal dalam kedudukannya selaku Direktur Operasional PD. PAUS Periode 2014 – 2018,Jan Romansen Saragih, juga merupakan bagian dari top managemen yang turut bertanggungjawab atas “kehancuran” dan “kebangkrutan” PD. PAUS, sehingga selaras dengan substansi Permendagri No. 37 Tahun 2018, Pasal 35 huruf i, yang mengatur bahwa : “Tidak pernah menjadi anggota direksi, anggota dewan pengawas atau anggota komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan badan usaha yang dipimpin dinyatakan failit”, maka yang bersangkutan tidak kredibel untuk diangkat kembali menjadi  Direksi PD. PAUS Periode 2018 – 2022.
Maka berdasarkan fakta- fakta tersebut, Daulat mengkuatirkan bahwa Ir. Jan Romansen Saragih berpotensi kuat untuk mengulangi perbuatannya bahkan menjadikan jabatannya sebagai “perisai” untuk memproteksi diri dari serangkaian dugaan pelanggaran hukum yang terkait dengan PD. PAUS.
Maka terkait hal tersebut, Daulat meminta  agar : Timsel/ Pansel PD. PAUS Kota Pematangsiantar, mencoret nama Sdr. Ir. Jan Romansen Saragih, sebagai Calon Direksi PD. PAUS Periode 2018 – 2022.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Ribuan Masyarakat Hadiri Perayaan Natal Oikumene Kota Pematangsiantar Tahun 2017 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here