Proyek Drainase,Rusak Pipa PDAM Kerumah Warga

0
579 views

Oleh Anton Garingging

MONALISANEWS | RAYA KAHEAN |  – Kecam proyek !…Puluhan bahkan ratusan warga pertanyakan proyek parit pasangan yang sedang dikerjakan di Lingkungan 1 Kelurahan Sindar Raya Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun Sumatera Utara,Senin (8/10/2018).
Pasalnya,proyek parit pasang sudah berjalan sebulan ini,masyarakat sekirar lokasi tidak Perna mengetahui bahwa proyek tersebut dari dinas mana.
Tidak terlihatnya papan informasi publik ( plank ) warga beranggapan bahwa proyek tersebut adalah proyek tak bertuan atau proyek siluman.
Isar Sinaga ( 47 ),kepada Monalisanews menjelaskan,tidak adanya papan informasi publik ( plank ) menurutnya proyek yang sedang berjalan terkesan asal jadi,sebab dirinya selalu mengawasi pekerjaan tersebut mulai dari awal pengerjaan,material yang digunakan oleh pihak pemborong tidak sesuai dengan yang seharusnya.
“Kami lihat batu padas yang mereka gunakan masih terbilang dalam katagori muda dan tak layak,apa lagi di gunakan sebagai bahan matreial serta campuran semen juga tidak sesuai,”apalah gunanya dibangun kalau begitu selesai baru hitungan minggu atau bulan sudah hancur kembali,inikan hanya pemborosan anggaran negara,apalagi setiap pembangunan berasal dari uang rakyat”.Ujarnya yang di aminkan oleh Daiman Damanik dan warga yang sedang berkumpul.
Saat salah seorang pekerja dikonfirmasi,Iwan,mengatakan,mereka juga meminta dari awal kepada pemborong atau yang melangsir material agar material batu padas diganti dengan batu padas yang memang benar benar sudah tua dan layak untuk digunakan,namun pihak yang melangsir ataupun pemborong tidak pernah menanggapi permintaan dari para pekerja.
“Sudah kami bilang bang,kalau batu padasnya muda dan harus di ganti,tapi berjalan lebih kurang sebulan ini mereka antar tetap seperti ini,
.ya kalau,’kami kan hanya pekerja mana mungkin kami menuntut paling hanya memberi masukan saja,” ujarnya.
Sementara,Leleng warga setempat juga merasa kesal,akibat proyek tersebut dikerjakan.asal jadi sangat berdampak bagi warga sebab saat mereka melakukan pengorekan parit dengan alat berat,fasilitas pipa PDAM  yang tertanam banyak rusak.
Seperti yang diketahui melalui  media Online maupun cetak kejadian ini hampir merata pada titik proyek yang ada di simalungun,artinya bahwa mereka bekerja tidak profesional,akibat kecerobohan mereka warga yang mendapatkan imbasnya.
“Kami warga di sini saat ini tidak lagi mendapatkan air bersih dari PDAM,akibat pipa yang berada di areal proyek hampir semua rusak,walaupun sebelumnya memang air mengalir ke rumah kami hanya 3 hari sekali,tapi setidaknya kami masih bisa menyimpan untuk kebutuhan sehari hari,kalau sekarang,jangan haraplah,setiap hari kami harus ke sungai,harapan kami agar pihak PDAM Tirta Lihou Simalungun segera memperbaiki pipa yang rusak”.Pungkasnya.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  15 Parpol Di Tanah Karo Telah  Mendaftar Sebagai Peserta Pemilu Tahun 2019 Mendatang,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here