H Ir Amran Sinaga ” Hati hati Cuaca extrim Menjelang Akhir Tahun”

0
144 views

Oleh Redaksi

MONALISANEWS | SIMALUNGUN || -Wakil Bupati Simalungun Ir H Amran Sinaga MSi bersama Anggota DPRD Simalungun Suhadi meninjau bencana banjir di nagori Syahkuda Bayu, Rabu 10/10/2018.

Bencana banjir disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sejak pukul 21:00 Wib hingga dini hari mengakibatkan debit air tinggi sehingga beberapa rumah milik warga terendam air, kondisi rusak,bahkan hingga menelan korban jiwa.
Turut mendapingi wakil Sekda,Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Asiaten Ekbang,  Kadis Kesehatan,Dirut PDAM Simalungun, mewakili dinas sosial,  camat dan muspika
Kecamatan Gunung Malela serta pangulu Syahkuda Bayu Suyetno dan masyarakat.
Dari lokasi dampak dari bencana banjir di Nagori Syahkuda Bayu, 1 unit rumah warga yang berada di pinggir sungai Bah Bolon hanyut terbawa arus air termasuk penghuninya.Rumah tersebut dihuni pasangan suami istri Daulat Siagian (60 tahun) dan Yusnita br Sitorus (48 tahun).
Kedua hanyut bersama rumah meraka saat banjir datang.Menurut Suyetno (pangulu Syahkuda Bayu), banjir yang melanda nagori itu terjadi sekitar pukul 02:00 Wib dini hari yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi. “Istrinya sudah sempat keluar rumah,  tapi masuk lagi, dan air tiba-tiba datang dan menyapu rumah saligus mereka.
Jadi korban hanyut bersama rumahnya dan sejauh ini baru ada dua korban jiwa. Kami akan terus melakukan pendataan,” katanya.
Upaya pencarian terus dilakukan oleh warga sejak kejadian, dan sekitar pukul 10:30 Wib salah seorang korban ditemukan warga sekitar 2 Km dari lokasi rumah korban. Korban tersebut bernama Daulat Siagian dengan
kondisi meninggal dunia, selanjutnya korban dievakuasi oleh warga dan dibawa kerumah keluarga korban berada di Nagori Raja Maligas Kecamatan Huta Bayuraja.
Sedangkan istrinya Yusnita br Sitorus masih dalam pencarian.Dari lokasi tersebut diperoleh informasi bahwa bencana banjir di Kabupaten Simalungun terjadi di beberapa lokasi, diantaranya di Kecamatan Gunung Malela ada korban jiwa akibat bencana banjir ini,dikecamatan Tanah Jawa ada rumah warga  terendam banjir, dan di Kecamatan Bandar ada rumah warga juga terendam banjir.
Wakil Bupati Simalungun Ir H Amran Sinaga MSi mengatakan, dalam upaya penanggulangan bencana banjir, Pemkab Simalungun memfokuskan
yang pertama melakukan pencarian korban hanyut terbawa arus bajir dengan meminta bantuan Tim Sar dari Provinsi Sumatera Utara. “Tadi sekitar pukul 10:30 Wib ditemukan 1 mayat atas nama Daulat Siagian (Warga Nagori Syahkuda Bayu). Selanjutnya dievakuasi kerumah
keluarganya,”sebutnya.
Wakil Bupati meminta upaya pencarian korban yang lain terus dilakukan bersama Tim Sar dibantu oleh masyarakat. “Ini tugas kita bersama untuk mencari dan membantu korban yang satu lagi, kita  sudah siapkan kantong mayat dan mobil ambulan untuk mengevakuasi korban,”ujarnya.
“Dihilir juga, yakni di Kecamatan Bandar ada 13 unit rumah warga terendam banjir dan masyarakat telah diungsikan, dan Pemkab Simalungun telah membuka dapur umum dan posko kesehatan untuk membantu para korban. Camat dan petugas medis memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyakat yang membutuhkan terutama para korban bencana,”tuturnya.
Selanjutnya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemkab simalungun juga telah mengutus perwakilannya untuk meninjau lokasi-lokasi yang terkena banjir sehingga dapat dilakukan pendataan untuk ditindak lanjuti.
Kepada masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaannya terutama yang rumahnya berada ditepi sungai atau di daerah aliran sungai.“Karena hingga Desember mendatang diperkirakan cuaca ekstrim, yang kadang kala hujan dihulu dan hilir tidak terduga dapat menyebabkan banjir di hilir. Jadi mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kondisi ini,” pungkasnya.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Melalui Tim XV SR, JR Saragih Prioritaskan Pembangunan Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here