Beredar Issu Gelombang Tsunami, Warga Sibolga & Tapteng Panik

0
209 views
https://youtu.be/ctm3wayEFuQ
Oleh: Syarifuddin Simatupang
MONALISANEWS | TAPTENG | -Masyarakat yang bermukim di Pesisir Pantai Teluk Tapian Nauli, Pantai Barat Sumatera Utara, Kamis 10/01-2019, dini hari sekitar pukul 02.00 Wib mulai dari Kecamatan Manduamas, Amdandewi, Barus, Sorkam, Tapian Nauli wilayah Tapteng.
Dan wilayah pinggir pantai Kota Sibolga. Hingga pesisir pantai Kecamatan Sarudik, Pandan dan Kecamatan Badiri Wialayah Tapteng panik.
Amatan Monalisa, sekitar pukul 02.30 Wib dini hari, masyarakat berusaha menghindar dengan berjalan kaki, ada yang mengunakan kenderaan roda 2, roda 3, dan roda 4 bahkan ada yang menggunakan mobil bak terbuka  mecari tempat aman dari gelombang tsunami.
Salah seorang warga yang berusaha mengungsi kepada Monalisa mengatakan,dia dan keluarganya sengaja mengungsi mencari zona aman dari gelombang tsunami.’ Ujar Titian Situmeang.
“Kami sekeluarga sengaja berlari meninggalkan rumah untuk mencari zona aman dari gelombang tsunami. Issu itu beredar ketinggian gelombang laut itu 6 sampai 7 meter,” ujar titian.
Warga pengungsi lainnya juga menuturkan, kepanikan itu dipicu beredarnya issu terkait surutnya air laut di Kota Sibolga dan Tapteng dikhawatirkan akan terjadi gelombang tsunami dengan ketinggian 6 sampai 7 meter.
Menyikapi issu yang berkembang ditengah tengah masyarakat wilayah Kota Sibolga dan Tapteng, Kepala BMKG Pinangsori Ahmad Ubaedillah kepada monalisa melalui group Whatsapp Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga – Tapteng dalam pesan tertulis Whatsapp menjelaskan bahwa pihaknya sampai saat ini tidak ada mengeluarkan peringatan dini tsunami.
“Menyikapi informasi yang berkembang saat ini yang beredar di masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga tentang naiknya air laut, kami informasikan bahwa BMKG Tapanuli Tengah dan Sibolga tidak mengeluarkan peringatan dini Tsunami/Naiknya air laut, Jadi kami harapkan masyarakat agar Tenang, Terima Kasih,” tulis Ahmad Ubaedillah.
Akibat adanya informasi tentang surutnya air laut, membuat banyak warga Sibolga dan Tapteng panik dan meninggalkan rumah menuju tempat yang dianggap aman untuk sementara.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) tampak menggunakan pengeras suara dengan mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) milik Pemkab Tapteng, dikemudikan Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Tapteng, Leonardo Sinaga ST berkeliling menghimbau agar kembali kerumahnya.
“Diminta kepada masyarakat yang mengungsi agar kembali kerumah masing, karena issu yang beredar itu tidak benar. Soal air laut surut, itu sudah biasa, namun pihak BMKG tidak ada mengeluarkan informasi seperti issu yang beredar,” sebut Leo melalui pengeras suara.
Setelah mendapat himbawan dari BPBD, masyarakat yang sempat meninggalkan rumahnya mencari zona aman, sekitar pukul 03.30 Wib dini hari warga meninggalkan tempat mengungsi dan kembali kerumah masing masing.
Secara terpisah, Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Tapteng, Leonardo Sinaga ST mengaku sangat menyesalkan orang yang sengaja menghembuskan issu itu, mengakibatkan masyarakat panik.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Tiga Pelaku Pencurian Sepeda Motor Di Ringkus Polsek Rambutan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here