Tak Siap Dikritisi, Mantan Kades Maduamas Lama Minta Klarifikasi

0
255 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Pekerjaan proyek Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA)  2018 di Desa Manduamas Lama,  Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumut, oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)  disinyalir hasil pekerjaan asal jadi. Untuk meraup keutungan pribadi.

Dari hasil penelusuran dilokasi, kuat dugaan proyek itu dikerjakan tidak sesuai RAB yang ada, mengingat kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, padahal baru selesai dikerjakan sebulan yang lalu sudah banyak yang rusak.

Menurut masyarakat sekitar, ketika dihampiri Monalisa News,  Minggu (27/01-2019) sangat berharap. Aparat atau pejabat pemerintah yang berkompeten meninjau dan memeriksa KPA atas menyelewengkan Dana Desa. Menurut warga sangat besar  di desa Manduamas Lama.

“Anggaran dana desa ini berpotensi terjadinya peluang kerugian negara oleh oknum mantan Kepala Desa untuk memperkaya diri pribadi, karena kurangnya pengawasan dari oknum yang seogianya memiliki tugas pengawasan,” sebut warga.

Oknum KPA tidak menjaga amanah masyarakat. Namun menurut warga,  dalam waktu dekat mereka akan melaporkan mantan kepala desanya itu kepada pihak penegak hukum,  karena diduga melakukan penyelewengan dana desa yang telah dipergunakan membangun proyek “abal-abal”.ujarnya.

Secara terpisah,  Mantan Kades Manduamas Lama,  Patarsono Tinambunan,  yang juga KPA DD TA 2018 desa itu saat dikonfimasi Monalisa News,  Minggu (27/01) didesa itu mengatakan,  bahwa pekerjaan proyek dana desanya sudah sesuai dengan spesifikasinya.

“Proyek dana desa dikampung ini sudah sesuai dengan RAB yang kami kerjakan. Jika ada yang mengatakan tidak sesuai dengan spesifikasinya silahkan dilaporkan kepada pihak penegak hukum,” tantang Patarsono.

Saya tidak yakin,  lanjut Patarsono,  bila ada masyarakat Manduamas Lama yang melaporkan proyek dana desa ini kami kerjakan asal jadi dan asal selesai.

Berita Terkait: 👉  10 Manfaat mengejutkan ganja untuk kesehatan

“Namun bila ada oknum wartawan, atau oknum LSM yang melaporkan saya kepada pihak Dinas PMD dan Inspektorat Tapteng silahkan. Dilaporkan ke Kejaksaan pun  saya sudah siap,  karena saya sudah tarbuhu (sudah kandas-red) karena saya selalu merugi menangani proyek dana desa sejak tahun 2015 lalu,” kilah mantan Kades Manduamas Lama ini.

Kemudian Patarsono Tinambunan mantan anggota DPRD Tapteng dari PDI Perjuangan masa bakti tahun 2004 – 2009 ini juga mengaku selama 6 tahun menjadi kepala desa tidak memperoleh keuntungan.

“Maka saya tidak maju mencalonkan diri untuk kepala desa priode kedua di kampung ini,  karena dalam mengelolah dana desa ini sangat menyusahkan saya.” tandas Patarsono.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here