Alfamart dan Indomaret Ganti Mata Uang Rupiah Dengan “Permen” (Bag I)

0
172 views
Oleh Redaksi

MEDIA BERITA MONALISA | SIANTAR | – Masyarakat Kota Pematangsiantar tidak sedikit yang mulai Komplain dengan ulah karyawan Alfamart dan indomaret. Pasalnya setiap selesai perhitungan jumlah barang yang telah dibeli oleh konsumen pengembalian uang ditukar permen dan kadang sebagai donasi untuk siapa dan kemana ga jelas.

          Jerry Putri Naibaho, yang selalu menjadi korban ulah karyawan Alfamart dan Indomaret bebagi cerita kepada media berita monalisa, Sabtu malam 6 Juli 2019, Arrows Monalisa Cafe Jl Silimakuta Pematangsiantar Sumut mengatakan, Terkadang kita kesal dengan ulah teler Alpamart maupun Indomaret dengan mengembalikan uang disertai permen, bisa juga sebagai donasi. Karena hitungannya seratus sampai dua ratus rupiah, dan kadang lebih.
        “Bukan sekali dua kali, ulah karyawan Alfamart atau Indomaret melakukan ulah yang menurut saya melanggar aturan Bank Indonesia. Hampir setiap belanja kejadian serupa selalu terjadi kepada saya. Kalau ga, di ganti permen,’ pasti larinya untuk donasi. Memang selama ini ga begitu menjadi masalah, tapi lama kelamaan ulah karyawan pusat pasar moderen ini tidak bisa ditolerir lagi, ” ujar Ibu beranak satu tersebut.
          Untuk itu, sambungnya, sejak awal pihak Disperindag Pemko Pematangsiantar sudah harus mensosialisasikannya, bahwa pengembalian belanja tidak dibenarkan mata uang rupiah diganti permen. Dan hal tersebut pelanggaran. dinas terkait seharusnya sudah melakukan investigasi sejak awal atas ulah karyawan Alfamart dan Indomaret tersebut.
         ” Mungkin bukan saya, tapi masih banyak emak emak lain menjadi korban setiap berbelanja di Alfamart maupun Indomaret. Berapa banyak pusat pasar modern ini berada di kota Pematangsiantar, setiap pengembalian harus diganti permen dan donasi. seharusnya dinas terkait sudah memberikan sanksi tegas, bukannya malah diam dan melakukan pembiaran,” ungkapnya.
        Jerry Putri menambahkan, kejadian yang dialami emak-emak tersebut jelas sangat kita sayangkan. Mungkin sudah ribuan masyarakat “permen sebagai pengganti mata uang rupiah” ini sudah jelas melanggar undang undang pengaturan mata uang rupiah sebagai alat tukar di  Indonesia.
         “Saya selaku masyarakat kota pematangsiantar meminta dengan tegas, agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemko Pematangsiantar segera mengambil tindakan terhadap sistim pelayanan Alfamart dan Indomart. Dengan sengaja mengganti kembalian dengan permen dan kadang kita dipaksa untuk donasi,” ungkapnya.
           “Kalau kelakuan oknum karyawan Indomaret dan Alfamart ini dibiarkan. Dimana mengembalikan sisa belanja dengan permen. jelas sangat merugikan konsumen,. setelah konsultasi dengan praktisi hukum, teler atau karyawan yang, mengganti mata uang rupiah dengan permen dapat dipidanakan,” pungkasnya.(“)
.

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Tim XV SR,Kunjungi Masjid Diujung Perbatasan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here