H Rusdi Lubis SH MMA Intrumen Partai Hanura Yang Legitimite

0
154 views
Oner Arrows Monalisa Cafe Herawati Munthe

Oleh Redaksi

MONALISANEWS | SIMALUNGUN | – Ramainya kopetitor calon anggota dewan mulai tingkat daerah (DPRD) ,Provinsi  (DPR) serta  Tingkat DPR-RI pada pemilihan legislatif (pileg) yang digelar 17 April 2019, memiliki political value atau nilai politik dalam diri masing masing caleg. Nilai ini untuk memperbaiki citra DPR maupun DPRD terutuma calon incumbent.

Menurut  Ustadz May Pelita Hakam, selama ini, citra DPR di mata masyarakat masih belum baik. Tingkat kepercayaan warga ke legislatif lebih rendah dibanding dengan institusi lain. “Penyebabnya, karena belakangan banyak anggota baik di DPR RI maupun Kabupaten/Kota terjaring  OTT (operasi tangkap tangan) kasus korupsi,” tuturnya pada saat monalisa meminta tanggapan ustadz Jamesbon (jaga Mesjid Kebon) melalui layanan Whatsapp  Kamis (3 Januari 2019).

Dengan tingkat kepercayaan rendah tersebut, Ustadz May merasa heran mengapa masih banyak orang yang justru ingin menduduki kursi legislatif. Karena menurutnya, wakil rakyat yang telah duduk tidak  memiliki semangat untuk memperbaiki institusi, dan selalu menyalahgunakan wewenang yang dimiliki tidak berjuang sebagai wakil rakyat.

May yang lebih akrab disapa Ustadz Jamesbon ini berharap, Dalam menjalani tanggung jawab nanti, seorang anggota legislatif harus menanamkan nilai politik dalam dirinya. Jika tidak, Caleg tersebut tidak akan mampu membuat perubahan positif untuk rakyat. ‘tegasnya

Munculnya Haji Rusdi Lubis SH MMA sebagai calon Anggota Legislativ Sumatera Utara dari Partai Hanura No 1 Daerah Pemilihan Siantar Simalungun harus berani bicara untuk mengemukakan pandangannya. Jangan takut untuk dinilai sebagai pencitraan karena senjata seorang anggota DPR adalah pembicaraannya. “Berani untuk kritis, termasuk terkait korupsi,” kata Ustadz May.

Menurut Ustadz May bahwa Haji Rusdi Lubis SH MMA , sangat cocok  menjadi panutan  dan menjadi imam untuk memperjuangkan umat. Dengan latar belakang organisasi yang mumpuni serta pernah menjabat   sebagai Direksi di PTPN IV. Bang Rusdi  harus berani menyampaikan pandangan bernada kritik yang disampaikan dalam rangka pengawasan.

Berita Terkait: 👉  Hari Raya Idul Adha, Bupati Simalungun Siapkan 25 Ekor Sapi Qurban

Lebih lanjut Ustadz May menambahkan, Bahwa Bang Rusdi sebagai  caleg  sudah semestinya memiliki popularitas, yang jelas penyebarannya melalui media, baik itu media cetak maupun media elektronik. Sebab, pemilih untuk pileg 2019 kini sudah semakin cerdas dalam menilai kinerja caleg yang akan menjadi wakilnya kelak di parlemen.

” Bagaiman Caleg mau dikenal masyarakat, walau “ memiliki finasial yang cukup” tanpa ada kerja sama dengan media tidak akan berdaya guna  kemampuan berpolitiknya dan menjadi daya jual bagi masyarakat untuk memilih dan  memenangkannya. Kita contohkan perjalanan presiden Jokowi mulai darii walikota sampai menduduki jabatan orang nomor satu di indonesia. Semua berkat peranan media dalam mempublikasi dan memberi kepercayaan kepada masyarakat bahwa Haji Rusdi lubis memang layak  untuk duduk di Kursi Parlemen Tingkat Sumatera Utara.” tegasnya.

Selain itu ungkap Ustadz May, Bahwa saat ini sikap pemilih saat ini tidak terlepas dari teknologi yang kian memudahkan masyarakat melihat rekam jejak seorang caleg. Mereka jadi lebih clear untuk melihat dan memilih caleg serta partai yang diinginkan.

Ustadz  May  menilai, Kalau Bang Rusdi memiliki basis dan akar rumput kuat  pasti akan menang dibanding caleg yang hanya mengandalkan popularitas tanpa pernah berkomunikasi dengan warga.” Ini tugas berat Tim Pemenangan  untuk merekrut Tim hingga  sampai  ke TPS. Kalau hanya bicara pertemuan pertemuan tatap muka, tanpa ada jemput bola kembali, pekerjaan akan sia-sia.” tegasnya.

Direktur CV Monalisa News dan Oner Arrows Monalisa Cafe Herawati Munthe kepada wartawan monalisa Kamis Di Press Room  Jalan Silimakuta No 13 Pematangsiantar Sumatera Utara  menjelaskan, Bahwa ada tren kenaikan yang cukup signifikan calon anggota legislatif pada tahapan Pemilu 2019 ini.

Berita Terkait: 👉  Ferry Sinamo Nahkodai N4J Kota Pematangsiantar

Ia memandang hal itu disebabkan oleh kompetisi politik yang semakin sengit dan kompetitif. “Ini akibat pemberlakuan pemilu serentak, Pileg dan Pilpres untuk pertama kali pada tahun 2019 di mana ada kecenderungan pemilih untuk memilih parpol yang mengusung capres yang juga dia pilih atau dikenal dengan istilah efek ekor jas atau coat tail effect,” ujar Herawati.

Situasi itu membuat partai harus memastikan caleg yang diusung di Pemilu 2019 adalah figur yang kuat dan unggul dari sisi pengenalan di mata pemilih. Hal itu juga untuk menjaga eksistensi partai di mata masyarakat.

” Partai Hanura menempatkan H Rusdi Lubis SH MMA sangat cocok  menjadi instrumen yang digunakan oleh partai untuk meneguhkan keberadaan partai di tengah kompetisi pemilu serentak yang akan lebih dominan pengaruh warna Capres. Itu yang pertama,” papar dia.

Kedua, pemberlakuan sistem proporsional daftar terbuka membuat partai harus memastikan calegnya bisa mengumpulkan suara dan kursi untuk partai. Pemilih bisa langsung mencoblos caleg.

Sehingga, jika caleg mampu meraup suara yang besar akan berdampak signifikan pada perolehan suara dan kursi untuk partai. “Jadi sistem proporsional daftar terbuka memang memaksa partai harus mengusung caleg-caleg yang bisa menjadi pengumpul suara untuk partai. Nama H Rusdi Lubis bakal mendongkrak suara partai,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, H Rusdi Lubis  lebih mudah untuk dikenalkan kepada publik dibandingkan kader yang tidak mengakar di masyarakat. Herawati  juga menilai partai peserta pemilu juga semakin banyak. “Sehingga banyaknya parpol peserta pemilu diikuti dengan ambang batas parlemen yang naik menjadi 4 persen, membuat persaingan akan semakin ketat antara parpol peserta pemilu, Tapi dengan adanya H Rusdi Lubis, untuk Dapil X Siantar Simalungun, Hanura bakal punya tempat di Provinsi Sumatera Utara,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait: 👉  Polis Sedot Tiga Orang Pelaku ‘Sabu’ Kedalam Sel

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here